Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa pencurian kembali terjadi. Dalam sebuah rekaman video yang beredar, Anwar, warga Kampung Cileles, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang menjadi korban aksi tersebut.
Peristiwa itu yang menyebabkan korban mengalami kerugian materil terjadi pada Senin (29/6/2020) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
"Uang dan sepeda motor (digasak maling," jawab Anwar dalam rekaman video tersebut yang diterima TangerangNews, Senin (29/6/2020).
Sahril, warga setempat kepada TangerangNews mengatakan, saat maling beraksi, korban bersama keluarga sedang keluar rumah. Sehingga rumah dalam keadaan kosong tanpa penghuni.
"Maling masuk dengan mencongkel jendela," katanya melalui sambungan telepon.
Selain menggasak satu unit sepeda motor Honda Vario, maling juga dikabarkan berhasil menguras harta korban lainnya.
"Lemarinya diacak-acak, informasinya yang hilang emas, juga uang," tambahnya. (RMI/RAC)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGBadan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
Mendukung kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah di wilayah Jabotabek, Telkomsel menghadirkan beragam solusi konektivitas digital yang andal dan terjangkau.
UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews