Connect With Us

Lagi, Dikira Penculik Lima Pria Diamuk

| Senin, 23 Agustus 2010 | 17:02

Lokasi Kejadian Perkara di Kecamatan Kresek, Desa Tamiang. (tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS-Peristiwa pengeroyokan yang dilakukan massa terhadap orang tak dikenal karena diduga akan menculik anak-anak di desa kembali terjadi, Minggu (22/8) tengah malam. Jika Sabtu sebelumnya, dua korban tewas setelah diamuk massa, tetapi kali ini polisi berhasil menyelamatkan korban dari amuk massa.

Lima korban berhasil diselamatkan, dua di antaranya mengalami luka-luka saat massa mengeroyok penumpang mobil Avanza di Desa Rawa Kidang, Kecamatan Sukadiri, Mauk, Kabupaten Tangerang.

"Polisi bisa melerai dan mengevakuasi korban dari amuk massa. Korban sudah diamankan di Polres," kata Kepala Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kabupaten Komisaris Besar Eddy Sumitro Tambunan kepada wartawan  Senin (23/8).

Secara terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Mauk Ajun Komisaris Dodi Sundoro mengatakan, peristiwa itu terjadi Minggu tengah malam sekitar 23.00. Kejadian berawal ketika sebuah mobil Avanza masuk ke kampung itu. Saat sejumlah warga menghentikan kendaraan tersebut, pengemudi langsung tancap gas.

Warga yang sedang cemas dan waswas dengan isu penculikan terhadap anak-anak langsung marah. Dengan menggunakan sepeda motor, massa mengejar, menghadang, dan merusak mobil yang memuat lima orang.(kompas/dira)

 

 
SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill