Connect With Us

Vaksinasi Anak di Kabupaten Tangerang Sudah Capai 263 Ribu

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 27 Januari 2022 | 11:15

Proses vaksinasi Covid-19 kepada anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Tangerang guna mencegah penyebaran Covid-19. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Proses vaksinasi Covid-19 kepada anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Tangerang sudah mencapai 78 persen dengan total 263 ribu anak.

"Capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama sudah lebih dari 78 persen pada dosis satu, dan 19 persen untuk dosis duanya," ucapnya Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, Kamis 27 Januari 2022.

Capaian dosis pertama sebesar 78 persen atau 263 anak dari target 380 ribu dosis yang disediakan. Sedangkan vaksin dosis kedua baru mencapai 19 persen atau sebanyak 72 ribu dosis.

"Kami akan terus kejar penyaluran vaksinasi ini, lanjut terus. Intinya semua murid harus sudah vaksin," jelasnya.

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun akan terus dilaksanakan di setiap kantor kecamatan, sekolah dan juga di semua sentra vaksin yang tersedia di Kabupaten Tangerang.

Ia juga berpesan kepada orang tua yang anaknya belum divaksin agar segera mendaftarkannya.

"Saya harap dengan mudahnya dijumpai sentra-sentra vaksin ini dapat mempermudah masyarakat khususnya anak-anak untuk segera di vaksin," ujar Hendra.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang masih belum dapat menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah mengatakan, ada sejumlah pertimbangan mengapa Kabupaten Tangerang belum menerapkan PTM.

"Belum mencapai batas aman bagi lingkungan pendidikan untuk menyelenggarakan PTM 100 persen karena vaksinasi anak usia 12-17 tahun dan anak usia 6-11 tahun belum mencapai target 100 persen," ujarnya.

Selain itu, varian baru COVID-19 Omicron menjadi pertimbangan Dinas Pendidikan untuk menerapkan PTM 100 persen. "PTM di Kabupaten Tangerang masih 50 persen dengan jam pembelajaran maksimal 6 jam," ucapnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill