Connect With Us

Banjir Masih Rendam Rumah Warga di Teluknaga Tangerang Rabu Siang

Tim TangerangNews.com | Rabu, 16 Februari 2022 | 13:20

Salah satu warga Desa Gaga Sukamana, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan rumah warga Desa Gaga Sukamana, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten hingga Rabu siang ini 16 Februari 2022, masih terendam banjir yang sudah berlangsung selama tiga bulan.

Banjir dipicu oleh buruknya saluran pembuangan air akibat tersumbat sampah di daerah pesisir.  Sehari hari aktivitas warga harus bersentuhan langsung dengan genangan banjir setinggi 10 hingga 30 sentimeter. Bahkan air yang sudah berwarna keruh tersebut sampai memasuki rumah-rumah warga.

Kondisi yang sudah berlangsung sekian lama itu hingga saat ini belum ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, sehingga banjir belum bisa surut. Akibatnya, banjir juga menyebabkan warga terjangkit penyakit mulai dari meriang hingga gatal gatal.

Seorang warga setempat, Sumi, mengatakan banjir bersumber dari guyuran air hujan, namun tidak surut karena saluran air warga mengalami penyumbatan sampah di hilir yakni pesisir dan tidak pernah ada pengangkatan. 

Camat Teluknaga, Zamzam Manohara mengakui pihaknyabelum menemukan solusi penanganan pada banjir yang merendam tiga RT di desa tersebut. “Kondisi terparah di RT 01,” ucapnya, Rabu 16 Februari 2022.

Iya menyebutkan bantuan sembako telah didistribusikan kepada warga terdampak banjir. “Akan segera didirikan posko kesehatan,” katanya.

Wilayah Desa Gaga Sukamana merupakan langganan banjir, baik akibat hujan maupun air pasang laut. Namun kali ini merupakan terparah karena banjir merendam selama tiga bulan, sehingga warga meminta perhatian dari Pemkab Tangerang untuk penanganan secepatnya.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill