Connect With Us

Hujan Angin, Pohon Asem 100 Tahun Tumbang Menimpa Rumah di Pinang Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Desember 2021 | 20:51

Tangkapan layar Hujan angin yang melanda Kota Tangerang, Kamis 23 Desember 2021, siang ini, menyebabkan banyak pohon tumbang di sejumlah titik. (@TangerangNews / IG @tangerangsatu.co.id)

TANGERANGNEWS.com-Hujan angin yang melanda Kota Tangerang, Kamis 23 Desember 2021, siang ini, menyebabkan banyak pohon tumbang di sejumlah titik.

Salah satu yang tumbang adalah pohon asem yang diperkirakan berusia sekitar 100 tahun, di RT 02/01, Gang Kijan Ridi, Kelurahan Neroktog Kecamatan Pinang.

Berdasarkan informasi, pohon asem dengan batang pohon sekitar diameter 2 meter ini tumbang menimpa rumah warga, sekitarr Pukul 13.00 WIB.

Belum diketahui apakah ada korban jiwa mau pun luka dalam peristiwa ini. Begitu pun dengan kerugian materi dari rumah yang tertimpa pohon tersebut.

PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill