Connect With Us

Dukung Pelestarian Bahasa Ibu Khas Sunda Tangerang, Ini Ragam Bahasanya

Tim TangerangNews.com | Selasa, 22 Februari 2022 | 21:00

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menerima perwakilan dari Yayasan Aing Tangerang sebagai salah satu wadah pelestarian bahasa ibu khas Sunda Tangerang. (@TangerangNews / Pemkab Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII), Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mendukung Yayasan Aing Tangerang dalam melestarikan bahasa ibu khas Sunda Tangerang.

Dukungan tersebut disampaikan Zaki saat menerima perwakilan dari Yayasan Aing Tangerang sebagai salah satu wadah pelestarian bahasa ibu khas Sunda Tangerang di Pendopo Bupati Tangerang, Senin 21 Februari 2022.

Zaki menyebutkan bahwa Tangerang memiliki keberagaman bahasa ibu khas Tangerang. “Ada Sunda Tangerang, Betawi Tangerang, Jawa Tangerang, dan Tionghoa Tangerang. Saya sangat mendukung pelestarian bahasa ibu khas Tangerang sebagai identitas Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Pemkab Tangerang, sambung Zaki, juga sudah melakukan upaya-upaya untuk pelestarian kebudayaan Tangerang, seperti perubahan hari jadi. Hal ini dilakukan guna mengungkap dan memperkaya jati diri dari Kabupaten Tangerang.

"Saat ini kami juga sedang menggagas buku sejarah Tangerang, yang nantinya buku itu akan menjadi benang merah dari beberapa kebudayaan khas yang ada di Kabupaten Tangerang," ungkap Zaki.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Aing Tangerang, Kang Udel menjelaskan, tujuan dari gerakan Aing Tangerang untuk menjaga dan memopulerkan kembali bahasa ibu khas Sunda Tangerang. Kemudian mengampanyekan secara aktif guna menghilangkan stigma negatif tentang bahasa Sunda Tangerang.

"Ada stigma negatif bahwa Sunda Tangerang itu kasar, namun pada kenyataanya Sunda Tangerang itu memiliki keunikan tersendiri dengan sistem bahasa yang egaliter dan dialek yang berbeda dengan Sunda di daerah lain," terang Kang Udel.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Selasa, 8 September 2026 | 12:05

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

BANTEN
Infeksi ISPA Meningkat Imbas Abu Vulkanik, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai 11 September

Infeksi ISPA Meningkat Imbas Abu Vulkanik, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai 11 September

Selasa, 8 September 2026 | 21:38

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di wilayah Provinsi Banten kembali diperpanjang selama dua hari ke depan hingga hari Jumat, 11 September 2026.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Selasa, 8 September 2026 | 21:10

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mengkaji serta memantau perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill