Connect With Us

Rumah di Tigaraksa Tangerang Roboh Akibat Rapuh, 3 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 27 Mei 2022 | 23:30

Rumah di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang roboh akibat kondisinya rapuh, Jumat 27 Mei 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satu unit rumah yang dihuni tiga kepala keluarga (KK) Kampung Kelapa Dua, RT 5/4, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang roboh, Jumat 27 Mei 2022.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Rumah semi permanen milik almarhum Ja'ih itu kondisinya rapuh. Bagian atap dan tembok bangunan yang terbuat dari kayu itu pun roboh.

"Yang terdampak tiga KK atau 15 orang," kata Abdul Munir, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kondisi rumah yang roboh membuat para penghuninya tidak punya tempat tinggal lagi. "Sekarang BPBD sedang pasang tenda untuk pengungsian," jelas Abdul Munir.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill