Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan
Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38
Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang menyiagakan sebanyak 6 posko dan 500 personel gabungan saat arus mudik lebaran tahun 2023.
Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Fikry Ardiansyah mengatakan pihaknya mendirikan beberapa pos pantau, di antaranya seperti di Citra Raya Cikupa dengan pos terpadu, dan di Jayanti dengan pos pelayanan.
Fikri melanjutkan, untuk pos pengamanan ada empat titik, yakni Rest Area KM43, 45, di Kecamatan Pasar Kemis lokasi tepatnya di Kutabumi dan terakhir di Adiyasa, Kecamatan Solear.
"Untuk posko dan gelar pasukan mulai Senin tanggal 17 April, dan 18 sudah mulai operasi," kata Fikri kepada wartawan, Rabu,12 April 2023.
Fikry memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 19 April.
Untuk itu, pihaknya juga akan menyiagakan sekitar 500 personel dari Satlantas Polresta Tangerang dan Sabhara. Kemudian, instansi lain seperti TNI, Dishub dan Pol PP.
"Total personel Satlantas 105 orang, ditambah personel gabungan, dengan total seluruhnya sekitar 500 personel," jelas Fikry.
Fikry menghimbau, khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua, untuk tidak membawa muatan berlebih yang berpotensi bahaya dan menimbulkan kecelakaan.
Selain itu, prioritaskan keselamatan pribadi dengan menggunakan helem dan juga perlengkapan lainnya.
"Usahakan jalan itu di siang hari karena kalau malam sangat rawan dari sisi penerangan," tandasnya.
Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.
TODAY TAGARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews