RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:21
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) Pemilu 2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang pada hari keempat masih sepi.
Belum ada satupun peserta yang mendaftar sebagai bakal calon anggota DPRD di Kabupaten Tangerang.
"Belum ada partai peserta pemilu yang mendaftarkan bacalegnya di KPU Kabupaten Tangerang hingga saat ini,” ujarnya, Kamis, 4 Mei 2023.
Menurut Ali, berdasarkan informasi dari bagian umum memang ada partai yang akan mendaftar pada, Jumat 5 April 2023, besok. Namun, partai tersebut belum melakukan konfirmasi lanjutan terkait pendaftaran itu.
"Berdasarkan informasi dari partai politik yang melalui LO-nya (liaison officer) itu ada Partai Nasdem yang informasinya nanti akan daftar di tanggal 5 Mei," katanya.
Ali membeberkan belum adanya pendaftar dikarenakan pihak partai masih melengkapi berkas persyaratan pencalegan.
Ia mengingatkan kepada partai politik agar segera mendaftarkan calegnya sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
Pasalnya, KPU tidak akan melakukan perpanjangan massa pendaftaran caleg pada konstelasi politik 2024 mendatang.
"Dimulai dari tanggal 1 Mei sampai dengan tanggal 14 Mei. Tidak ada ketentuan soal penambahan waktu," pungkasnya.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews