Connect With Us

Pabrik di Cikupa Tangerang Produksi Mesin Pemusnah Sampah Tanpa Asap

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 22 Juni 2023 | 22:19

Mesin pemusnah sampah tanpa asap yang ramah lingkungan produksi PT New Fuindo Gemilang di Kawasan Bizpoint, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis, 22 Juni 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-PT New Fuindo Gemilang yang terletak di Kawasan Bizpoint, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, melaunching mesin pemusnah sampah ramah lingkungan, Kamis, 22 Juni 2023.

Mesin yang dijuluki Predator ini dapat melebur sampah organik hingga non organik, tanpa menimbulkan asap yang berpotensi mencemari udara.

Widi Ashari pencetus Predator mengatakan, mesin tersebut bukan hanya tidak menimbulkan asap yang dapat mencemari udara, tetapi juga menghasilkan abu yang bisa diolah menjadi sebuah produk tertentu.

"Abunya tidak mengotori lingkungan dan bisa kita manfaatkan menjadi paving blok, ada jurnalnya juga," ungkap Widi, Kamis 22 Juni 2023. 

Menurutnya, Predator dapat menjadi solusi dari peliknya permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Tangerang.

"Yang kita buat adalah pemusnah sampah, kita siap musnahkan sampah sampai ke akar. Jadi masalah ini dapat diselesaikan," tegasnya.

Martoni, Owner PT New Fuindo Gemilang menjelaskan mesin tersebut bisa dibeli oleh siapapun. Harganya dibanderol senilai Rp267 juta. Kapasitas Predator dapat menampung 5 ton sampah dalam sekali peleburan.

"Mesin ini bisa dipakai oleh siapa saja. Kalo mau ada request yang lebih kecil bisa. Semua tergantung permintaan konsumen," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kabupaten Tangerang Syamsul Romli, menjelaskan mesin pemusnah sampah yang baru mulai diperkenalkan ke publik tersebut memiliki ukuran yang cukup besar.

Ia menilai mesin Predator dapat memiliki pengaruh yang signifikan pada upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam penanganan sampah.

"Ini kalau kita mobilisasi TPS3R, bisa mencapai 10 persen sampah yang kita bawa ke Jatiwaringin. Bahkan abunya bisa kita manfaatkan, apakah nanti bisa dikecilin juga. Mungkin bisa berpengaruh besar bagi DLHK," pungkasnya.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

BANDARA
Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Kamis, 14 Mei 2026 | 19:33

Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar sindikat pencurian spesialis barang ekspor di area kargo Bandara Soetta.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill