Connect With Us

Kekerasan Anak dan Perempuan di Kabupaten Tangerang Naik Jadi 78 Kasus Tahun 2023

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 3 Juli 2023 | 17:16

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang Asep Suherman, Senin, 3 Juli 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Tercatat sebanyak 78 kasus kekerasan terjadi pada anak dan perempuan di Kabupaten Tangerang, pada periode Januari hingga Juni 2023.

Hal itu di katakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang Asep Suherman, Senin, 3 Juli 2023.

"Yang laporan langsung maupun laporan lewat aplikasi itu ada sekitar 78 kasus kekerasan anak dan perempuan. Laporan itu diterima dari periode Januari-Juni," katanya. 

Asep menyebut jumlah angka tersebut dinilai mengalami peningkatan berdasarkan pengaduan yang diterima. Dari 78 kasus kekerasan tersebut merupakan akumulasi data gabungan dari pelaporan yang ada.

Di antaranya seperti kasus dialami oleh anak-anak di bawah umur dan sisanya terjadi terhadap perempuan dewasa. 

"Data itu termasuk dari jumlah kekerasan seksual paling banyak mencapai 20 kasus, pelecehan 14 kasus, KDRT fisik 9 kasus, serta pisikis 9 kasus dan lain sebagainya," tuturnya. 

Adapun peningkatan kasus kekerasan tersebut terjadi karena faktor kemudahan dan kesadaran masyarakat dalam proses pengaduan.

"Bila dibandingkan tahun sebelumnya, memang berbeda. Karena saat ini masyarakat sudah sadar dan berani untuk melaporkan kasus kekerasan itu ke kami. Beda dengan dulu, kebanyakan masyarakat takut untuk melapor, jadi banyak kasus tidak diketahui," ujar Asep.

Disebutkannya kasus kekerasan pada tahun sebelumnya terhitung sejak 2020 sampai 2022, totalnya mencapai 498 kasus.

"Terhitung sejak 2020 lalu ada 152 kasus yang dilaporkan, 2021 sebanyak 154 kasus, 2022 ada 192 kasus. Dan dari kasus itu sekitar 90 persen dapat ditangani," ungkapnya. 

Kendati demikian, dalam upaya menekan angka kekerasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang kini telah membuka ruang advokasi atau pendampingan terhadap para korban. 

Selain itu, pihaknya juga secara intens melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan perlindungan jika terjadi kekerasan, serta melaksanakan trauma healing. 

"Selain kita membuka pelaporan secara online melalui aplikasi SISABAR, kita juga telah membuka pos pengaduan melalui relawan yang disebarkan di 29 kecamatan yang ada," pungkasnya.

OPINI
Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:14

TANGERANGNEWS.com-Setahun terakhir harga beras terus mengalami kenaikan tinggi, bahkan kenaikan harga beras di tahun 2023 nyaris 20% dibandingkan dengan harga sebelumnya.

KAB. TANGERANG
16 Tahun Tidak Diperbaiki, Siloam Hospitals Rehabilitasi Gedung SDN Pakuhaji Tangerang

16 Tahun Tidak Diperbaiki, Siloam Hospitals Rehabilitasi Gedung SDN Pakuhaji Tangerang

Jumat, 23 Februari 2024 | 17:35

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakuhaji 4 yang berlokasi di Kampung Pondok Kulon, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, kondisinya kurang layak.

BANTEN
Total Ada 16 Petugas KPPS Pemilu 2024 yang Meninggal Dunia di Banten

Total Ada 16 Petugas KPPS Pemilu 2024 yang Meninggal Dunia di Banten

Jumat, 23 Februari 2024 | 19:41

Penjabat (P) Gubernur Banten Al Muktabar menyebut sampai saat ini sebanyak 16 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 yang meninggal dunia sejak pencoblosan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill