Connect With Us

Ini Pasar Tradisional di Kabupaten Tangerang yang Dikelola Perumda Pasar NKR

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 14 November 2023 | 00:13

Pedagang beras di Pasar Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 19 pasar tradisional yang berada di Kabupaten Tangerang dibawah naungan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR).

Ke-19 pasar tersebut yakni Pasar Kelapa Dua, Pasar Bayam, Pasar Karawaci, Pasar Bonang, Pasar Curug, Pasar Korelet, Pasar Tigaraksa.

Kemudian, Pasar Cisoka, Pasar Segitiga Balaraja, Pasar Sentiong Balaraja, Pasar Temarik Balaraja, Pasar Kemiri, Pasar Mauk.

Lalu, Pasar Cutuis, Pasar Kronjo, Pasar Sepatan, Pasar Kampung Melayu, Pasar Kutabumi dan Pasar Kemis.

"Ada 19 yang diyang dikelola oleh kami," kata Direktur Operasi (DirOp) Perumda Pasar NKR Ashyari Asmat, TangerangNews.com, Senin, 13 Oktober 2023.

Ashyari menyebut dari ke-19 pasar yang dikelolanya itu sudah ada beberapa yang direnovasi menjadi pasar tradisional dengan desain modern. Kemudian, ada juga yang masih proses dalam renovasi.

"Banyak faktor, tapi insyaallah kita memberikan service yang baik kepada masyarakat dan pedagang," tandasnya.

KAB. TANGERANG
Ribuan Jemaah Antar Kepergian Almarhum KH Ahmad Fudholi di Tangerang

Ribuan Jemaah Antar Kepergian Almarhum KH Ahmad Fudholi di Tangerang

Senin, 7 September 2026 | 16:13

Suasana duka masih menyelimuti sebagian warga Kabupaten Tangerang atas wafatnya ulama kharismatik KH Ahmad Fudholi, pada Senin 7 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 September 2026 | 21:57

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) secara resmi mengeluarkan imbauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi seluruh satuan pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill