Connect With Us

Tante Bunuh Keponakan di Teluknaga Tangerang Dipicu Sakit Hati Ibu Korban Tidak Pinjami Uang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 24 April 2024 | 11:21

Ilustrasi Garis Polisi (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com-Pembunuhan bocah perempuan berusia 7 tahun berinisial EV, oleh tantenya di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, dipicu rasa sakit hati lantaran tidak dipinjami uang oleh ibu korban.

"Untuk motif sementara didapatkan, pelaku LN, 40, melakukan perbuatannya karena sakit hati kepada ibu korban, saat ingin meminjam uang Rp300 ribu tidak diberikan," jelas Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Rabu 24 April 2024.

Atas dasar sakit hati itu, LN, menghabisi nyawa korban dengan cara membekapnya menggunakan bantal selama kurang lebih 10 menit, pada Senin 22 April 2024.

Lalu, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan mencopot anting korban dan disimpannya di bawah ember deket dengan kamar mandi lokasi. Tujuannya agar korban dikira merupakan korban pencurian emas yang dihabisi nyawanya.

Kemudian, tubuh korban disembunyikan di balik terpal tempat penyimpanan hio atau dupa sembayang yang berjarak 10 meter dari rumahnya. 

"Ketika itu korban masih hidup, tapi kondisinya sudah dalam keadaan lemas dan tidak bergerak," jelas Kapolres.

Korban baru ditemukan pada pukul 20.00 WIB, setelah dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak pamit bermain dari pagi hari.

Kedua orang tua korban sempat berupaya melakukan pertolongan dengan membawanya ke Rumah Sakit BUN di wilayah Kosambi.

"Namun sesampainya di rumah sakit tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Kapolres. 

Peristiwa itu kemudian dilaporkan orang tua korban ke Polsek Teluknaga. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti, serta analisa CCTV di sekitar lokasi kejadian, Polisi mencurigai tante korban, LN.

Ia pun langsung ditangkap di rumahnya di wilayah Kosambi dan mengakui semua perbuatannya.

KAB. TANGERANG
5 Hari Mengungsi, Anak-anak Korban Banjir di Cikande Butuh Trauma Healing

5 Hari Mengungsi, Anak-anak Korban Banjir di Cikande Butuh Trauma Healing

Jumat, 16 Januari 2026 | 19:31

Korban banjir di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang masih bertahan di posko pengungsian hingga Jumat 16 Januari 2026.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill