Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com-Pembunuhan bocah perempuan berusia 7 tahun berinisial EV, oleh tantenya di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, dipicu rasa sakit hati lantaran tidak dipinjami uang oleh ibu korban.
"Untuk motif sementara didapatkan, pelaku LN, 40, melakukan perbuatannya karena sakit hati kepada ibu korban, saat ingin meminjam uang Rp300 ribu tidak diberikan," jelas Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Rabu 24 April 2024.
Atas dasar sakit hati itu, LN, menghabisi nyawa korban dengan cara membekapnya menggunakan bantal selama kurang lebih 10 menit, pada Senin 22 April 2024.
Lalu, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan mencopot anting korban dan disimpannya di bawah ember deket dengan kamar mandi lokasi. Tujuannya agar korban dikira merupakan korban pencurian emas yang dihabisi nyawanya.
Kemudian, tubuh korban disembunyikan di balik terpal tempat penyimpanan hio atau dupa sembayang yang berjarak 10 meter dari rumahnya.
"Ketika itu korban masih hidup, tapi kondisinya sudah dalam keadaan lemas dan tidak bergerak," jelas Kapolres.
Korban baru ditemukan pada pukul 20.00 WIB, setelah dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak pamit bermain dari pagi hari.
Kedua orang tua korban sempat berupaya melakukan pertolongan dengan membawanya ke Rumah Sakit BUN di wilayah Kosambi.
"Namun sesampainya di rumah sakit tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Kapolres.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan orang tua korban ke Polsek Teluknaga. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti, serta analisa CCTV di sekitar lokasi kejadian, Polisi mencurigai tante korban, LN.
Ia pun langsung ditangkap di rumahnya di wilayah Kosambi dan mengakui semua perbuatannya.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Persita Tangerang kembali menghadapi wakil Jawa Timur pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Setelah takluk dari Persebaya Surabaya pada laga sebelumnya, Pendekar Cisadane akan menjamu Arema FC dalam duel yang diprediksi berlangsung ketat.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menekankan perlunya evaluasi dan pembaruan terhadap UU No 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews