Connect With Us

Pemkab Tangerang Sediakan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Gratis

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Mei 2024 | 21:32

Petugas saat melakukan pemeriksaan hewan dalam mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Tangerang. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membuka layanan pemeriksaan hewan kurban secara gratis untuk Idul Adha1445 Hijriah/2024 Masehi.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Asep Jatmika Sutrisno mengatakan para peternak atau pedagang hewan kurban yang ingin memeriksakan hewannya bisa mendatangi Bidang Pengendalian Kesehatan hewan dan kesmavet pada DPKP.

"Bisa datang ke kami untuk melakukan pemeriksaan hewan secara mandiri, dan kita juga siapkan petugas atau dokter yang ada di wilayah masing-masing," katanya, Kamis 23 Mei 2024. 

Menjelang Idul Adha, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap ratusan lapak penjualan hewan kurban di Kabupaten Tangerang.

Sebagai pengawasan di lapangan, diterjunkan 100 petugas yang sebelumnya akan  dibekali pengetahuan mengenai ciri-ciri penyakit hewan menular dan zoonosis, serta hewan yang layak dijadikan hewan kurban.

Mereka bakal memeriksa seluruh hewan kurban yang memenuhi persyaratan baik dari fisik, gejala klinis yang terlihat dan syarat kurban lainnya.

"Bila telah dibekali, barulah para petugas turun ke lapak-lapak penjualan dan penampungan hewan kurban. Kemudian nantinya akan diberikan tanda sehat berupa stiker baik dari hewan itu sendiri maupun lapaknya," ujar Asep.

Selain itu, pihaknya juga akan menerjunkan dokter hewan bila nanti ditemukan adanya hewan terindentifikasi mengalami penyakit seperti PMK dan LSD.

Namun, sejauh ini belum ada laporan ataupun ditemukan hewan yang mengidap penyakit menular atau zoonosis.

"Sebab, kami juga rutin melakukan pemeriksaan dan memberikan vaksin kepada hewan ternak yang ada di Kabupaten Tangerang ini. Tidak hanya sapi, kerbau, kambing dan domba pun rutin divaksinasi," kata Asep.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill