Connect With Us

Topi Bambu Khas Kabupaten Tangerang Didorong Tembus UNESCO Creative Cities Network

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 8 Juli 2024 | 15:53

Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terhadap kerajinan khas Kabupaten Tangerang, pada 2-5 Juli 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mendorong anyaman dan topi bambu khas Kabupaten Tangerang ke kancah dunia lewat jaringan UNESCO Creative Cities Network.

Topi bambu tersebut telah melewati Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 2-5 Juli 2024 .

Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Onyberharap uji petik tersebut bisa memicu peningkatan pertumbuhan ekonomi kreatif Kabupaten Tangerang hingga ke dunia global.

"Khususnya sektor kriya, dalam hal ini kita menonjolkan bambu/anyaman bambu (topi bambu), kerajinan bambu, topi pramuka dan lain-lain," ujarnya.

Menurutnya, dari hasil uji petik tersebut Kabupaten Tangerang masuk 80 kabupaten/kota kreatif mandiri. Hal ini tentu saja merupakan sebuah prestasi dan kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

Industri kreatif dari Kabupaten Tangerang, khususnya sektor kriya bambu menjadi lebih dikenal masyarakat dan bisa mendapatkan jaringan pasar yang lebih luas lagi.

"Sektor kriya bambu sebagai kebanggaan Kabupaten Tangerang menjadi lebih dikenal dan punya jaringan yang lebih luas lagi. Mudah-mudahan nantinya kami bisa diajak ke jaringan UNESCO Creative Cities Network, sehingga kriya bambu Kabupaten Tangerang bisa mendunia," harapnya.

Andi mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenparekraf dan berharap dukungan, pendampingan dan bantuan Kemenparekraf kepada para pelaku kriya bambu di Kabupaten Tangerang, bisa terus dilakukan dan berkelanjutan.

Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Oneng Setya Harini mengatakan tujuan penilaian mandiri ekonomi kreatif adalah mengidentifikasi potensi ekosistem ekonomi kreatif pada kabupaten/kota secara bottom-up, melalui mekanisme pengisian borang dan uji petik.

"Kami PMK3I, Kemenparekraf melaksanakan verifikasi lapangan ke lokasi atau pelaku dari tiga subsektor ekonomi kreatif untuk berdiskusi dan melakukan wawancara secara langsung," jelasnya.

Menurutnya, dari hasil penilaian dan identifikasi terdapat beberapa unggulan yang menonjol di Kabupaten Tangerang terutamanya di sektor kriya bambu.

"Kemudian telah disepakati subsektor kriya bambu sebagai subsektor ekonomi kreatif unggulan Kabupaten Tangerang. Subsektor tersebut diharapkan dapat menjadi lokomotif bagi subsektor ekonomi kreatif lainnya antara lain kuliner, seni budaya, dan lainnya," ungkapnya.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill