Connect With Us

Wapres Ma’ruf Amin Resmikan Kampung Kelahirannya di Kresek Tangerang Jadi Kampung Santri

Yanto | Selasa, 16 Juli 2024 | 16:19

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin resmikan Kampung Santri di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Minggu 14 Juli 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meresmikan Kampung Kresek di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten sebagai Kampung Santri. Hal ini bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah.

Kampung Kresek sendiri merupakan kampung kelahiran Wapres Ma’ruf Amin. Dalam kesempatan itu, ia bangga Kampung Kresek semakin maju dan memiliki banyak pesantren. 

Beberapa pondok pesantren (ponpes) yang terdapat di Kecamatan Kresek yaitu Pesantren Al Falah, Manba’ul Hikmah, Al Hikmah, dan Al Syarif. Kemudian, Nasy’atul Falah, Nahdlatul Ulum, serta Al Amin. Bahkan jumlah santrinya mencapai ribuan.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Kresek sebagai kampung santri saya nyatakan diresmikan," kata Wapres dalam sambutannya saat menghadiri Gebyar Muharam 1446 H, Minggu 14 Juli 2024, malam. 

Menurut Wapres, Kampung Kresek dari dulu sudah menjadi Kampung Santri yang menjadi tujuan orang-orang untuk menuntut ilmu agama. Jadi, peresmian ini sebagai upaya mengembalikan lagi nama Kampung Santri.

Wapres menambahkan, peran santri di wilayah Banten begitu besar, bahkan sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda. Ia pun mencontohkan peristiwa Geger Cilegon yang terjadi pada 1888.

"Banten juga dulunya santri yang berjuang dulu Geger Cilegon santri," ucap Wapres.

Oleh karena itu, peran santri sangat penting. Hal tersebut, juga berkaitan dengan tugas pesantren, yakni menyiapkan orang-orang yang paham agama dan juga orang-orang yang bisa memakmurkan dunia.

"Jadi, santri itu habis dari pesantren pulangnya supaya dakwah, kalau tidak dakwah itu kurang. Banyak santri yang kurang karena tidak melakukan dakwah, dagang melulu, jadi santri dagang. Padahal dari Allah dagang boleh, tetapi dakwah jalan jadi ustadz, mengajar di madrasah, mengajar di majelis taklim," tuturnya.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill