Connect With Us

Tingkatkan Pelayanan, Bethsaida Hospital Gading Serpong Pastikan Kelengkapan Fasilitas Medis

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 31 Juli 2024 | 19:41

Konferensi pers Transformasi Bethsaida Hospital Gading Serpong Tangerang pada Rabu, 31 Juli 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bethsaida Hospital Gading Serpong terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan medis serta fasilitas unggulan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. 

Terletak strategis di pusat kota Gading Serpong, rumah sakit ini berkomitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan dukungan peralatan medis mutakhir, tenaga medis berpengalaman, serta fasilitas lengkap. 

Langkah ini adalah bagian dari inisiatif "New Look of Bethsaida Hospital" yang sebelumnya telah diperkenalkan. Dengan pembaruan ini, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan yang komprehensif dan terpadu.

Pada April 2024, Bethsaida Hospital mengumumkan peningkatan pada berbagai layanan dan fasilitas, termasuk revitalisasi area seperti Main Lobby, VIP Lounge, Dental Center, Emergency & Heart Attack Center, Women’s Health Center, dan Heart & Vascular Center yang akan mulai beroperasi pada Agustus 2024. 

Rumah sakit ini juga telah melengkapi diri dengan peralatan medis terbaru yang dilengkapi teknologi Kecerdasan Buatan (AI). 

Selain itu, perbaikan dilakukan pada area Medical Check Up, Poliklinik Rawat Jalan, Rehabilitasi Medik, dan Farmasi untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pasien.

Bethsaida Hospital kini menawarkan Pusat Layanan Unggulan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan wanita melalui Women’s Health Center dan kesehatan jantung serta pembuluh darah melalui Heart & Vascular Center. 

Kedua pusat layanan ini dipimpin oleh profesor dan dokter subspesialis yang ahli di bidangnya serta didukung oleh peralatan medis canggih.

Direktur Bethsaida Hospital dr. Pitono Yap menyatakan, peningkatan ini bertujuan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan yang lengkap sesuai kebutuhan mereka. 

Dia menekankan, pentingnya layanan preventif dan rehabilitatif, sehingga pasien bisa mendapatkan pelayanan yang menyeluruh mulai dari pencegahan, pengobatan, hingga rehabilitasi.

"Penyempurnaan ini, bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan yang menyeluruh sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien," ujarnya.

Kepala Heart & Vascular Center Bethsaida Hospital Prof. dr. Dasaad Mulijono menambahkan, penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyebab utama kematian di Indonesia. 

Heart & Vascular Center Bethsaida Hospital melalui Lifestyle Medical Center membantu mencegah dan mengatasi PJK serta komplikasi lainnya. 

"Kami berharap lebih banyak pasien memilih berobat di dalam negeri sehingga devisa negara dapat diselamatkan," ungkapnya.

Kepala Women’s Health Center Bethsaida Hospital dr. Ong Tjandra menambahkan, kehamilan dan kesehatan wanita memerlukan perhatian khusus. 

Lebih lanjut, Women’s Health Center menyediakan konsultasi dan perawatan aman dengan teknologi USG 4D HD Live serta dokter subspesialis fetomaternal untuk mendeteksi kelainan janin sejak trimester awal. 

"Tidak hanya itu, Center kami juga dapat menjadi solusi bagi para wanita yang memiliki keluhan seputar masalah kesehatannya dengan tim dokter spesialis yang andal," pungkasnya.

BANTEN
Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Selasa, 3 Februari 2026 | 08:52

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkenalkan Si Juhan sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Maskot ini merepresentasikan nilai, karakter, dan semangat jurnalisme yang ingin ditampilkan pada HPN 2026 di Banten.

KAB. TANGERANG
Banjir Rusak 50 Titik Jalan di Kabupaten Tangerang

Banjir Rusak 50 Titik Jalan di Kabupaten Tangerang

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:46

Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang mendata sebanyak 50 titik jalan di wilayahnya rusak karena banjir yang terjadi sejak awal Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill