Guru di Tangsel Dipolisikan Gegara Menasehati Murid, Polisi Upayakan Jalan Damai
Rabu, 28 Januari 2026 | 16:44
Seorang guru SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan ke polisi oleh orang tua muridnya sendiri.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar khitanan massal yang diikuti oleh 150 anak dari 29 kecamatan, dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-392 tahun.
Acara ini menjadi momen berharga bagi banyak keluarga yang memanfaatkan fasilitas khitanan gratis yang disediakan oleh Pemerintah.
Ketua Tim Kesejahteraan Masyarakat Pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang Ahmad Uwes Al Qurni menyampaikan khitanan massal ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah, terhadap kesehatan anak-anak di wilayahnya.
“Khitanan massal ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi Kabupaten Tangerang, tetapi juga merupakan upaya kami untuk menjaga kesehatan anak-anak agar mereka bisa tumbuh dengan sehat dan kuat," katanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa, Rabu 9 Oktober 2024.
Menurut Uwes, program khitanan ini menyasar ke warga yang tidak mampu. Sebab, banyak warga dari kalangan menengah ke bawah yang membutuhkan layanan kesehatan terutama layanan khitanan untuk anak-anak mereka.
"Setiap anak yang dikhitan juga mendapat bingkisan berupa perlengkapan sekolah, paket kesehatan, serta uang saku sebagai bentuk apresiasi dan dukungan," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu orang tua yang mendampingi Khoirudin dari Kecamatan Jambe, menyampaikan rasa senangnya atas fasilitas khitanan massal yang diberikan oleh Pemkab Tangerang.
"Kami sangat terbantu dengan adanya khitanan massal gratis ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," ujarnnya.
Seorang guru SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan ke polisi oleh orang tua muridnya sendiri.
TODAY TAGDirektur media daring Ekbisbanten.com, Ismatullah, memenuhi undangan klarifikasi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin, 26 Januari 2026.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews