Pendaftar Isbath Nikah Membludak hingga 1.297 Pasang, Pemkab Tangerang Fokus Pasutri Lansia
Jumat, 12 Juni 2026 | 17:01
Antusiasme masyarakat Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan legalitas pernikahan tercatat sangat tinggi.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar khitanan massal yang diikuti oleh 150 anak dari 29 kecamatan, dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-392 tahun.
Acara ini menjadi momen berharga bagi banyak keluarga yang memanfaatkan fasilitas khitanan gratis yang disediakan oleh Pemerintah.
Ketua Tim Kesejahteraan Masyarakat Pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang Ahmad Uwes Al Qurni menyampaikan khitanan massal ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah, terhadap kesehatan anak-anak di wilayahnya.
“Khitanan massal ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi Kabupaten Tangerang, tetapi juga merupakan upaya kami untuk menjaga kesehatan anak-anak agar mereka bisa tumbuh dengan sehat dan kuat," katanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa, Rabu 9 Oktober 2024.
Menurut Uwes, program khitanan ini menyasar ke warga yang tidak mampu. Sebab, banyak warga dari kalangan menengah ke bawah yang membutuhkan layanan kesehatan terutama layanan khitanan untuk anak-anak mereka.
"Setiap anak yang dikhitan juga mendapat bingkisan berupa perlengkapan sekolah, paket kesehatan, serta uang saku sebagai bentuk apresiasi dan dukungan," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu orang tua yang mendampingi Khoirudin dari Kecamatan Jambe, menyampaikan rasa senangnya atas fasilitas khitanan massal yang diberikan oleh Pemkab Tangerang.
"Kami sangat terbantu dengan adanya khitanan massal gratis ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," ujarnnya.
Antusiasme masyarakat Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan legalitas pernikahan tercatat sangat tinggi.
TODAY TAGPiala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selatan membongkar kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews