Connect With Us

Rayakan HUT Kabupaten Tangerang, 150 Anak Disunat

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 9 Oktober 2024 | 21:48

Pemkab Tangerang menggelar khitanan massal dalam rangka merayakan hari jadi ke-392 tahun, Rabu 9 Oktober 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar khitanan massal yang diikuti oleh 150 anak dari 29 kecamatan, dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-392 tahun.

Acara ini menjadi momen berharga bagi banyak keluarga yang memanfaatkan fasilitas khitanan gratis yang disediakan oleh Pemerintah.

Ketua Tim Kesejahteraan Masyarakat Pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang Ahmad Uwes Al Qurni menyampaikan khitanan massal ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah, terhadap kesehatan anak-anak di wilayahnya.

“Khitanan massal ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi Kabupaten Tangerang, tetapi juga merupakan upaya kami untuk menjaga kesehatan anak-anak agar mereka bisa tumbuh dengan sehat dan kuat," katanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa, Rabu 9 Oktober 2024.

Menurut Uwes, program khitanan ini menyasar ke warga yang tidak mampu. Sebab, banyak warga dari kalangan menengah ke bawah yang membutuhkan layanan kesehatan terutama layanan khitanan untuk anak-anak mereka.

"Setiap anak yang dikhitan juga mendapat bingkisan berupa perlengkapan sekolah, paket kesehatan, serta uang saku sebagai bentuk apresiasi dan dukungan," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu orang tua yang mendampingi Khoirudin dari Kecamatan Jambe, menyampaikan rasa senangnya atas fasilitas khitanan massal yang diberikan oleh Pemkab Tangerang.

"Kami sangat terbantu dengan adanya khitanan massal gratis ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," ujarnnya.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill