Connect With Us

Pemkab Tangerang Operasikan Jaringan Irigasi di Kemiri, Alirkan 303 Ribu Kubik Liter Air Per Menit

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 24 Oktober 2024 | 15:30

Jaringan Irigasi Permukaan di Desa Klebet dan Desa Karang Anyar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang dioperasikan untuk mencegah kekeringan persawahan, Kamis 24 Oktober 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) mulai mengoperasikan Jaringan Irigasi Permukaan di Kecamatan Kemiri.

Sebelumnya, Pemkab Tangerang melakukan tiga pembangunan irigasi yakini Daerah Irigasi Kemiri 1, Daerah Irigasi Kemiri 2, dan Daerah Irigasi Kemiri 3, dengan debit aliran 303.000 kubik liter per menit untuk luas 25 Hektar.

Pembangunan Jaringan Irigasi Permukaan itu terletak di dua desa yaitu, Desa Klebet dan Desa Karang Anyar.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah Effendi mengatakan hadirnya irigasi ini akan sangat memengaruhi hasil panen yang akan datang. Pemahaman akan pentingnya irigasi menjadikan pembangunan irigasi sebagai prioritas.

“Tujuan irigasi ini untuk mengalirkan air secara teratur sesuai dengan kebutuhan tanaman pada saat suplai infiltrasi tanah tidak mencukupi, sehingga tanaman bisa tumbuh normal,” ujarnya.

Dengan adanya Pembangunan Jaringan Irigasi Permukaan, para petani akan sangat terbantu dengan hasil panen dan kesediaan air untuk ketahanan pangan.

“Dampak dari Pembangunan Jaringan Irigasi Permukaan akan sangat terasa, produksi para petani bisa tinggi dan para petani tidak akan khawatir ketika sedang musim kemarau,” tutur Iwan.

Dia mengimbau untuk para masyarakat ataupun para petani khususnya di Desa Klebet dan Desa Karanganyar, Kecamatan Kemiri agar bisa menjaga pembanguan ini dengan baik.

“Saya mohon kepada masyarakat dan para petani untuk bisa memelihara saran dan prasarana Pembangunan Jaringan Irigasi Permukaan dan manfaatkan sebaik-baiknya,” tutupnya.

TANGSEL
Simak Syarat dan Kriteria Penerima Bantuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

Simak Syarat dan Kriteria Penerima Bantuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menetapkan regulasi dan kriteria terperinci bagi masyarakat yang hendak mengakses program bantuan perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH).

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill