Connect With Us

Dilaporkan ke Polresta Tangerang Imbas Kritik Proyek PIK 2, Said Didu: Saya Hanya Bela Rakyat

Yanto | Selasa, 19 November 2024 | 14:03

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu saat mendatangi Polresta Tangerang, Selasa 19 November 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mendatangi Polresta Tangerang untuk menjalani pemeriksaan atas pelaporan dirinya usai mengkritik proyek strategis nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), Selasa 19 November 2024.

Ia mendatangi Polresta Tangerang pada pukul 11.06 WIB dengan didampingi puluhan massa yang mendukungnya.

Kepada awak media, Said Didu menyampaikan keresahannya terhadap apa yang ia sebut sebagai ketidakadilan terhadap rakyat kecil.  

"Semua berbicara dan kalau kalian diam saat rakyat tertindas, siapa lagi yang akan membela mereka?" tegasnya.

Said Didu menegaskan dirinya tak gentar menghadapi laporan tersebut. Baginya, perjuangan membela rakyat adalah tanggung jawab moral yang harus terus dilanjutkan.  

"Setelah panggilan ini, saya tidak takut karena niat saya jelas membela rakyat yang tertindas. Saya bukan ketua partai, bukan pemimpin ormas. Saya hanya suara kecil untuk mereka yang tak bersuara," dengan nada lantang.  

I juga menyayangkan adanya pihak yang merasa tersinggung dengan kritiknya. Menurutnya, kritik adalah bagian dari demokrasi, bukan bentuk kebencian.  

"Logikanya, saya tidak menyebut siapa pun secara spesifik. Jika ada yang tersinggung, mungkin mereka merasa melakukan hal yang saya kritik. Kok, aparat yang seharusnya memihak rakyat justru menyerang rakyat," ujar Said dengan nada kecewa.  

Said juga mempertanyakan dasar hukum laporan yang menuding kritiknya sebagai ujaran kebencian. Baginya, membela rakyat kecil yang digusur paksa adalah kewajiban moral, bukan kejahatan.

"Kalau ini dianggap kebencian, maka saya berdoa mudah-mudahan keluarga mereka yang melaporkan tidak mengalami hal serupa. Mau negara ini jadi seperti apa, kalau membela rakyat saja dianggap melawan hukum," tegasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

TANGSEL
ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits

ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits

Kamis, 17 September 2026 | 18:01

Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill