Connect With Us

Polisi Tangkap Pengamen yang Rusak Bus Primajasa di Tangerang

Yanto | Senin, 12 Mei 2025 | 20:05

Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazarudin. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Satu dari dua pengamen pelaku perusakan bus Primajasa di Jalan Raya Serang KM 18,8, dekat lampu merah Tigaraksa-Cikupa, Kabupaten Tangerang, berhasil diringkus polisi, Senin 12 Mei 2025.

Pelaku berinisial MA, 18, ditangkap ditempat persembunyiannya di sebuah kontrakan di Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 10 Mei 2025. Sementara satu pelaku lain yakni SA, 22, masih dalam pengejaran polisi.

"Telah dilakukan proses penangkapan setelah melakukan identifikasi keberadaan salah satu terduga pelaku perusakan bus berinisial MA," terang Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazarudin kepada wartawan. 

Arief mengungkapkan, saat ini Polresta Tangerang dan Polsek Cikupa tengah fokus mengejar satu pelaku lainnya yang kini masih buron. Sementara, pelaku MA masih menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Tangerang.  

"Kami masih mengejar SA yang keberadaannya sudah diketahui," ungkapnya. 

Pelaku akan dijerat Pasal 170 KUHP tentang kekerasan bersama, Pasal 335 KUHP tentang pemaksaan dan ancaman kekerasan dan Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan dengan ancaman 5 tahun penjara. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Arief mengungkapkan bahwa insiden perusakan bus Primajasa oleh MA dan SA bermula di daerah Bitung, Curug, Kabupaten Tangerang. 

Saat itu, kedua pengamen tersebut berusaha masuk ke dalam bus untuk mengamen. Namun, karena bus sudah penuh penumpang, kernet bus melarang mereka naik. 

Merasa tidak terima, kedua pelaku memukul badan bus Primajasa hingga terjadi adu mulut dengan kernet. Tak berhenti di situ, MA dan SA kemudian mengejar bus Primajasa yang meninggalkan lokasi dengan menggunakan sepeda motor.  

Aksi perusakan bus terjadi di Jalan Raya Cikupa, Kabupaten Tangerang, ketika bus berhenti di lampu merah. MA dan SA merusak bus Primajasa menggunakan sebatang besi dan gitar kecil yang mereka bawa. 

"Diawali dari suatu peristiwa di daerah Bitung, bahwa aktivitas dari dua pelaku ini adalah mengamen. Saat itu, dua pelaku ini mencoba untuk masuk bus Primajasa kemudian mendapat penolakan hingga mereka memukul badan bus. Selanjutnya dari situ ada peristiwa yang kedua perusakan kaca bus," jelas Arief.

SPORT
Ponpes Ummul Rodhiyah Juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026

Ponpes Ummul Rodhiyah Juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 | 22:37

Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah berhasil keluar sebagai juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026, setelah mengalahkan Ponpes Al-Kamil Jatiuwung dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion Benteng Reborn

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill