Connect With Us

Marak Tawuran dan Curanmor, Polres Metro Tangerang Mau Tambah Polsek di Pantura

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 13 Juni 2025 | 23:06

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat peletakan batu pertama pembangunan Gedung Polsek Sepatan baru, di Kabupaten Tangerang, Jumat 13 Juni 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota berencana menambah Polisi Sektor (Polsek) di kawasan Pantai Utara (Pantura), Kabupaten Tangerang.

Hal ini untuk mengatasi maraknya tindak kriminalitas seperti tawuran dan pencurian kendaraan bermotor, khususnya di wilayah Kecamatan Sepatan.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan saat ini wilayah kerja Polsek Sepatan mencakup dua kecamatan, yakni Sepatan dan Sepatan Timur. 

Karena itu, ia mengungkapkan rencana ke depan untuk mendirikan Polsek tambahan di wilayah Sepatan Timur bekerja sama dengan pihak pengembang.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah terus berjalan. Apalagi tantangan keamanan di wilayah Pantura ini cukup besar, terutama maraknya tawuran remaja. Diperlukan kehadiran aktif Polri bersama unsur TNI, Kecamatan, hingga RT dan RW,” ujarnya, saat peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Polsek Sepatan, di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Jumat 13 Juni 2025.

Adapun terkait pembangunan Gedung Mako Polsek Sepatan yang baru tersebut, dilakukan guna menggantikan gedung lama yang masih pinjam pakai ke pihak lain dan kondisinya masih kurang layak.

Sarana prasarana pelayanan masyarakat yang ada saat ini masih belum lengkap, lahan lokasi yang kurang luas dan belum adanya sarana pendukung pelayanan disabilitas yang memadai.

Hal ini menyebabkan pelayanan kepada masyarakat masih temui banyak kendala atau kurang optimal dan masih adanya komplain terhadap pelayanan kepolisian yang diberikan. Oleh karena itu diperlukan gedung baru yang representatif.

“Tentunya, dengan gedung baru ini diharapkan dapat menunjang pelayanan yang lebih optimal dan responsif kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Sepatan, sehingga keberadaan Polisi Untuk Masyarakat bukan keniscayaan (nyata),” ujar Zain.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengaku sangat menyambut baik dan mendukung penuh atas pembangunan gedung baru Polsek Sepatan.

"Dengan didirikannya gedung baru ini, diharapkan dapat menjawab tantangan tugas ke depan yang semakin berat seperti mengatasi peningkatan angka kriminalitas, terutama tawuran maupun curanmor," pungkasnya.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Hendri Hermawan dalam laporannya menyebutkan pembangunan Gedung Mako Polsek Sepatan akan berlangsung selama 190 hari kalender, mulai tanggal 11 Juni hingga 17 Desember 2025.

Gedung itu dibangun di atas lahan sekitar 1.664,03 m², dengan luas bangunan mencapai 559,5 m². Gedung utama sekitar 405 m², gedung pelayanan SKCK 99 m², musala 39 m², ruang genset 16,5 m².

“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan,” ungkap Hendri.

TANGSEL
Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

KAB. TANGERANG
Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, 119 Desa Terendam 62 Ribu Jiwa Terdampak

Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, 119 Desa Terendam 62 Ribu Jiwa Terdampak

Jumat, 16 Januari 2026 | 19:39

Akibat banjir yang terjadi sejak hari Minggu 11 Januari 2026 hingga Jumat 16 Januari 2026, sebanyak 119 desa yang terletak di Kabupaten Tangerang terendam.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill