Connect With Us

60 Kopdes Merah Putih di Kabupaten Tangerang Disuntik Dana Rp6 Miliar dari Agung Sedayu

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 16 Oktober 2025 | 19:24

Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam kunjungan kerja dan bimbingan teknis (Bimtek) di Kabupaten Tangerang pada Kamis, 16 Oktober 2025. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Kabupaten Tangerang mendapat angin segar berupa dukungan dana yang sangat besar dari sektor swasta.

Dalam langkah nyata memperkuat ekonomi pedesaan, grup properti raksasa, Agung Sedayu, menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp6 miliar untuk program ini.

Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam kunjungan kerja dan bimbingan teknis (Bimtek) di Kabupaten Tangerang pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Menteri Ferry menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bukti nyata sinergi yang diperlukan untuk menyukseskan program unggulan Presiden.

"Atas dukungan pihak swasta, termasuk Agung Sedayu, kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi nyata berupa dana sebesar Rp6 miliar," ujar Menteri Ferry.

 

Modal Awal Rp100 Juta Per Desa

Dana CSR tersebut secara spesifik akan dialokasikan untuk 60 desa di Kabupaten Tangerang yang menjadi penerima program Kopdes Merah Putih.

Rinciannya, masing-masing desa akan menerima bantuan sebesar Rp100 juta untuk mendukung kegiatan operasional awal koperasi mereka.

Bimtek yang dilakukan hari itu bertujuan memberikan bimbingan dan penjelasan teknis kepada seluruh pengurus Kopdes/Kel Merah Putih di wilayah tersebut, sebagai persiapan sebelum dana mulai dioperasionalkan.

 

Jaminan Integritas dengan Pengawasan Kejagung

Selain mendapatkan suntikan modal, Kemenkop juga menjamin integritas dana tersebut melalui pengawasan ketat. Menteri Ferry mengumumkan bahwa pihaknya telah berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Kami berterima kasih kepada pihak Kejaksaan Agung, karena sudah punya aplikasi Jaga Desa," katanya.

Kerja sama ini diwujudkan dengan menambahkan fitur khusus mengenai manajemen informasi koperasi desa ke dalam aplikasi Jaga Desa milik Kejagung.

Langkah ini bertujuan untuk melakukan mitigasi risiko dan pengawasan kegiatan operasional Kopdes Merah Putih secara intensif, melibatkan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen dan Asosiasi Pengawas Desa di daerah.

 

Pembangunan Fisik Dimulai

Menteri Ferry juga mengumumkan bahwa tahap operasionalisasi dan pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih akan segera dimulai.

"Besok 17 Oktober, kami akan melaksanakan peletakan batu pertama di Cibitung, Bekasi sebagai tanda dimulainya pembangunan gudang-gudang dan gerai-gerai di seluruh kooperasi desa kelurahan merah putih yang ada di seluruh Indonesia," jelasnya.

Dukungan pembangunan juga datang dari Pemerintah Provinsi Banten, yang berjanji segera menginventarisasi tanah milik daerah untuk memfasilitasi pembangunan gudang dan gerai Kopdes di wilayahnya.

KOTA TANGERANG
Sempat Kejar-kejaran, Polisi Tangkap 14 Pelajar Mau Tawuran Beserta Celurit 1,5 Meter di Karawaci

Sempat Kejar-kejaran, Polisi Tangkap 14 Pelajar Mau Tawuran Beserta Celurit 1,5 Meter di Karawaci

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:19

Tim Presisi Sat Samapta Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 14 orang pelajar di bawah umur yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di wilayah Karawaci, Kota Tangerang.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

HIBURAN
Belanja di Tangcity Mall Bisa Dapat Sembako Gratis Khusus HUT RI

Belanja di Tangcity Mall Bisa Dapat Sembako Gratis Khusus HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:04

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Tangcity Mall kembali menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk “Merdeka Stamprizes” yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 20 September 2026.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill