Connect With Us

Kisah Onih, Janda 3 Anak di Tigaraksa yang Mengandalkan Opak Sebagai Tumpuan Ekonomi Keluarga

Muhamad Yusri Hidayat | Minggu, 16 November 2025 | 17:52

Onih janda anak tiga yang berjualan opak buatan sendiri demi menghidupi keluarganya di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Panasnya terik matahari tidak menghalangi Onih untuk tetap berjualan opak buatannya pada bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Puluhan kantong berisi opak tersusun rapi di stan bazar milik Onih. Camilan tradisional berbahan dasar singkong itu menjadi salah satu yang paling diminati di bazar UMKM tersebut. Selain bertekstur renyah, opak memiliki rasa asin dan gurih yang khas.

Onih menjual satu bungkus opak matang berisi lima keping seharga Rp10.000, sedangkan opak mentah dibanderol Rp7.500 per bungkus.

"Sampai siang ini alhamdulillah udah kejual 15-an bungkus, yang mateng sama yang mentah," ucap Onih dikutip pada Minggu 16 November 2025.

Dalam satu hari, perempuan berusia 35 tahun itu mampu membuat lebih dari 50 kantong opak. Pembelinya umumnya berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang yang datang langsung ke rumah Onih, baik untuk konsumsi pribadi maupun untuk dijual kembali.

"Sehari kalau lagi sepi bisa habis 30 kantong opak mentah," ucap Onih.

Tidak hanya di wilayah Kabupaten Tangerang, opak buatan Onih juga berhasil dijual hingke ke luar wilayah, salah satu wilayahnya adalah Pulau Seribu.

Onih menjelaskan, ia mulai menjual opak sejak kepergian mendiang suaminya pada tahun 2012.

Sejak sepeninggalan suaminya itu, ia pun harus memutar otak untuk mencari tahu bagaimana cara menghidupi ketiga anaknya yang masih belia. Dari kondisi itulah ia kemudian terinspirasi untuk mulai membuat opak, dengan bantuan ibunya.

"Suami saya meninggal, akhirnya saya coba cari penghasilan buat hidupin anak-anak, akhirnya saya coba lah produksi opak ini," jelasnya.

Dari berjualan opak, Onih bisa menghidupi ketiga anaknya dengan mendapatkan penghasilan bersih sebesar Rp150.000 per hari.

"Ya sebenernya enggak terlalu besar penghasilannya, cuma alhamdulillah cukup buat kebutuhan rumah tangga dan anak saya," ucap Onih. 

Melalui usaha opak yang dijalaninya, Onih berharap bisnisnya dapat terus berkembang hingga mampu menciptakan lapangan kerja bagi warga Kabupaten Tangerang.

"Harapannya ya usahanya makin maju berkembang, supaya bisa membuka lapangan kerja baru," tutupnya.

BISNIS
Jual Emas Indonesia Hadir di Pasar Lama, Tawarkan Harga Buyback Tinggi hingga Terima Emas Rusak

Jual Emas Indonesia Hadir di Pasar Lama, Tawarkan Harga Buyback Tinggi hingga Terima Emas Rusak

Jumat, 10 April 2026 | 22:49

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai, Jual Emas Indonesia hadir dan membuka cabang terbaru di Pasar Lama, Kota Tangerang, pada Jumat 10 April 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

Selasa, 7 April 2026 | 15:17

LippoLand resmi meluncurkan dua produk komersial terbarunya di Park Serpong yakni THE HIVE TERAZA @ ParkHills Boulevard dan SOHO TREETOPS @ ParkView Drive.

TEKNO
MOONTON dan Polda Jateng Bongkar Sindikat Pembuat Cheat Mobile Legends

MOONTON dan Polda Jateng Bongkar Sindikat Pembuat Cheat Mobile Legends

Jumat, 10 April 2026 | 19:20

MOONTON Games, pengembang game online Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), bekerja sama dengan Polda Jawa Tengah (Jateng) membongkar sindikat penyedia cheat yang menyasar game tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill