Connect With Us

Bekas Galian Tambang, Ladang Jagung Food Estate di Tigaraksa Terancam Gagal

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 8 Januari 2026 | 14:59

Lahan jagung untuk program food estate di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Program ketahanan pangan di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini tengah menghadapi ujian berat.

Ladang jagung seluas 50 hektare yang bibitnya sempat ditanam oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di sana pada Oktober 2025 lalu, kini dilaporkan terancam gagal berbuah maksimal.

Kondisi lahan yang merupakan bekas galian pertambangan menjadi faktor utama sulitnya tanaman tumbuh sempurna.

Direktur Utama PT MSD Corpora, Made Suardika Dwipayana, mengungkapkan bahwa tanah di lokasi tersebut kehilangan lapisan topsoil (lapisan tanah subur) dan didominasi oleh bebatuan.

"Program kita adalah optimalisasi lahan tidak produktif menjadi produktif. Karena ini bekas galian, tanah topsoil-nya sudah terambil, sisa bebatuan saja," ujar Made saat meninjau lokasi, Kamis 8 Januari 2026.

Selain kondisi tanah, tingginya curah hujan belakangan ini kian memperburuk keadaan. Meski bibit jagung mampu tumbuh secara fisik, namun proses pembuahan menjadi terhambat.

"99 persen bisa tumbuh, tapi tidak 99 persen bisa berbuah. Jadi pertumbuhannya tidak bisa maksimal," tambah Made.

Pihak pengelola, yang terdiri dari Polresta Tangerang dan PT MSD Corpora, tidak tinggal diam. Mereka tengah mengupayakan langkah darurat dengan menyemprotkan cairan herbisida dan memberikan booster tanaman.

Hasilnya, dari total 50 hektare, saat ini hanya sekitar 1,5 hektare lahan yang diprediksi mampu menghasilkan panen.

Dari area kecil tersebut, diperkirakan akan menghasilkan sekitar 3 ton jagung yang nantinya akan didistribusikan ke Bulog atau industri pakan ternak.

Ke depan, Made menyatakan akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap lahan ekstrem tersebut. Beberapa langkah teknis yang akan diambil antara lain pembangunan sistem drainase untuk mengatur debit air, pembuatan penampungan air (embung), hingga pengurugan tanah kembali untuk meningkatkan kesuburan dan nutrisi lahan.

"Langkah ini diambil guna memutus rantai penyebaran virus atau bakteri yang rentan muncul pada kondisi tanah yang tidak sehat," jelasnya.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

KOTA TANGERANG
Hardiknas 2026, Disdik Kota Tangerang Tegaskan Pendidikan Berkualitas dan Merata

Hardiknas 2026, Disdik Kota Tangerang Tegaskan Pendidikan Berkualitas dan Merata

Senin, 4 Mei 2026 | 18:31

Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 dijadikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang sebagai arah kebijakan pendidikan yang lebih berkualitas dan merata.

BISNIS
CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

Kamis, 30 April 2026 | 18:36

CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill