Connect With Us

65 Anak Ajukan Dispensasi Perkawinan ke PA Tigaraksa, Alasannya Ingin Menghindari Zina

Muhamad Yusri Hidayat | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:31

Kantor Pengadilan Agama Tigaraksa Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 65 perkara anak di bawah umur di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan mengajukan dispensasi Perkawinan di sepanjang tahun 2025.

‎Dari total 65 pengajuan yang diterima PA Tigaraksa, 43 perkara ada di wilayah Kabupaten Tangerang dan 22 perkara ada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Namun, sebanyak dua perkara yang berasal dari Tangsel tidak dapat dikabulkan dengan alasan orang tua calon suami tidak hadir. 

‎Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Tigaraksa, Yasmita mengatakan, penyebab pengajuan dispensasi perkawinan didominasi dengan alasan ingin menghindari zina. 

‎"Cuma satu perkara dikarenakan hamil, itu dari Tangsel," ujar Yasmita pada Sabtu 17 Januari 2026.

‎Ia menuturkan, di Kabupaten Tangerang sendiri terjadi penurunan yang signifikan dalam dispensasi pernikahan tahun 2025 sebanyak 14 persen dibandingkan pada tahun 2024.

‎"Tahun 2025 hanya 43, ini lebih dikit dibanding 2024 yang jumlahnya mencapai 50 perkara," tutur Yasmita.

‎Ia melanjutkan, Cikupa menjadi kecamatan dengan perkara dispensasi nikah yang paling banyak pada tahun 2025 di Kabupaten Tangerang. 

‎"Kecamatan Cikupa itu paling banyak dengan total 7 perkara," lanjutnya. 

‎Meskipun terjadi penurunan tren pada dispensasi perkawinan, ia menyayangkan jumlah dispensasi perkawinan masih cukup tinggi.

Menurut Yasmita, pihaknya masih perlu melakukan edukasi yang lebih komprehensif tentang ‎kesehatan reproduksi dan dampak perkawinan anak bagi remaja.

‎"Pemerintah Kabupaten Tangerang perlu memperkuat program pencegahan perkawinan anak, terutama di wilayah-wilayah yang masih mencatat kasus tinggi. Program edukasi di sekolah, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan kampanye kesadaran masyarakat menjadi kunci dalam menekan angka perkawinan anak di masa mendatang," tutupnya.

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill