Connect With Us

Cikeas Dibalik Power Steel Mandiri ?

| Selasa, 18 Oktober 2011 | 17:48

PT Power Steel Mandiri, di Milenium Industrial Estate, Blok A, Jalan KH Syech Nawawi, Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Di saat gencarnya masyarakat tiga desa di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang (Desa Peusar, Desa Budimulya dan Desa Matagara), melakukan protes keras atas pencemaran lingkungan udara oleh pabrik peleburan baja, tiba-tiba beredar issue kalau di belakang PT Power Steel Mandiri (PT Sanex Steel Indonesia) adalah Cikeas.

Issue itu disikapi masyarakat sebagai bentuk “kekebalan” pabrik tersebut terhadap protes yang dilakukan sejak 2006, dan upaya Pemda Kabupaten melakukan teguran hingga tindakan penutupan. Karena pencemaran udara dari operasional peleburan baja sangat membahayakan keselamatan warga desa.

Ketua Cabang Himpunan Pemuda Banten (HPB) Kab. Tangerang, Tommy Suherman, membenarkan isyu itu telah berkembang di tengah masyarakat. Pihaknya mengkaitkan atas sikap bandel direksi Sanex, tak peduli protes warga tiga desa serta tindakan formal Pemda Kab. Tangerang.

“Tempo hari juga muncul issue direksi Sanex sahabat Kapolda Metro jaya. Yang namanya issue, bisa benar tapi juga bisa tidak. Yang jelas, pabrik itu memang dibekingi pejabat. Buktinya, perusahaan itu menutup sebelah mata perintah Bupati Tangerang agar menghentikan operasional peleburan yang telah merugikan warganya,” paparnya.

Meskipun begitu, lanjut Suherman, pihaknya yang sejak satu tahun ini membantu warga tiga desa tersebut tak akan berhenti berjuang. “Kami tak akan gentar, sekalipun di balik perusahaan itu  maupun Cikeas. Yang kami perjuangkan adalah hak hidup sehat masyarakat. Itu saja,” tegasnya.

Diketahui, Bupati melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tangerang, Hermansyah, telah mengeluarkan surat Sekda Kab. No.004/417/SPPS tertanggal 11 Oktober 2011 tentang peringatan/penutupan operasional pabrik peleburan baja tersebut. Landasan hukumnya adalah laporan sekaligus surat peringatan yang diterbitkan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kab. Tangerang terhadap PT Power Steel Mandiri (PT Sanex Steel Indonesia).

Hasil pemantauan BLHD Kab. Tangerang atas laporan warga tiga desa, ditemukan pelanggaran analisis mengenai dampak linkungan (AMDAL). Beberapa kali lembaga pemerintah itu berkirim surat teguran, bahkan penutupan sementara operasional, tapi tak ditanggapi.

Bukan hanya itu, setiap kali warga melakukan demo ke pabrik yang terletak  di Jl. KH. Syech Nawawi, kawasan berikat Milenium Estate, Kec. Cikupa, Kab. Tangerang, selalu muncul massa tandingan yang entah didatagkan dari mana, serta anak-anak di bawah umur.

“Sanex itu kebal sama surat Bupati. Ini kan luar biasa. Terhadap kebijakan pemimpin daerah saja begitu, apalagi sama warga desa yang lemah. Kami curiga direksi perusahaan itu bukan warga Indonesia, sebab nggak paham sama hukum di sini. Cari untung sebanyak mungkin tanpa peduli kesehatan masyarakat luas,” gumam Tommy Suherman. (BRT)
MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Citiplaza Kutabumi Ajak Anak Yatim Belanja Sembako dan Buka Puasa Bersama 

Citiplaza Kutabumi Ajak Anak Yatim Belanja Sembako dan Buka Puasa Bersama 

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:04

Dalam rangka menyambut Ramadan 2026, Citiplaza Kutabumi menggelar kegiatan sosial dengan mengajak anak-anak yatim dan piatu berbelanja kebutuhan pokok serta mengikuti buka puasa bersama melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)

NASIONAL
Kombinasi Hujan dan Truk ODOL Jadi Penyebab Jalan Tol Rusak, Jasa Marga Kebut Perbaikan Jelang Lebaran

Kombinasi Hujan dan Truk ODOL Jadi Penyebab Jalan Tol Rusak, Jasa Marga Kebut Perbaikan Jelang Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:19

PT Jasa Marga (Persero) menjelaskan penyebab kerusakan parah yang terjadi pada ruas jalan tol yang dikelolanya. Termasuk kerusakan yang terjadi di ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang hingga sempat disorot DPR RI Komisi V.

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill