Connect With Us

Pemkab Tangerang Luncurkan Sekolah Gender, Dorong Perempuan Buat Solusi Penanganan Sampah

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 19 Februari 2026 | 21:33

Peluncurkan Sekolah Gender Angkatan I tahun 2026 di Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meluncurkan Sekolah Gender Angkatan I tahun 2026, sebagai wadah transformasi pemikiran dan ruang belajar bagi kaum perempuan, untuk memperkuat kapasitasnya agar mampu berkontribusi nyata menyelesaikan masalah di daerah.

"Sekolah Gender ini memberikan banyak wawasan untuk kader-kader perempuan dari berbagai organisasi supaya mereka nanti bisa memberikan kontribusi dalam pemikiran dan solusi bagi pembangunan di Kabupaten Tangerang ke depannya," ujar Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis 19 Februari 2026.

Menurut Intan, berbeda dengan pelatihan pada umumnya, Sekolah Gender menerapkan sistem evaluasi yang ketat dan berbasis output.

Para peserta tidak hanya menerima materi keilmuan, namun juga dituntut bagaimana mengimplementasikannya. Peserta akan dinilai berdasarkan kualitas gagasan dan dampak nyata yang dihasilkan. 

"Mereka akan dinilai dari karya tulis dan aksi sosialnya. Kami ingin melihat bagaimana mereka memberikan masukan kepada pemerintah daerah dari sudut pandang (point of view) gender," ungkapnya.

Lanjut dia, Sekolah Gender akan membahas tema yang beragam di setiap angkatannya agar mencakup seluruh aspek permasalahan sosial di Kabupaten Tangerang.

Salah satu isu krusial yang diangkat adalah peran perempuan dalam pengelolaan sampah. Dia menyebut bahwa perempuan sebagai komandan rumah tangga memiliki peran sentral dalam manajemen limbah domestik.

"Ibu-ibu adalah pengelola utama sampah di rumah. Saya ingin perempuan maupun organisasi yang menaunginya memiliki solusi dan mekanisme yang konkret penanganan sampah, yang bisa menjadi masukan bagi pengambilan keputusan pemerintah, mulai dari tingkat rumah tangga hingga tingkat kabupaten," imbuhnya Intan.

Pemkab Tangerang berharap melalui Sekolah Gender ini, para lulusannya nanti bisa sinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah, terutama dalam melahirkan kebijakan-kebijakan yang inklusif dan solutif bagi masyarakat luas.

"Saya berharap akan lahir agen-agen perubahan, para public campaigner (aktivis publik) yang mampu menyuarakan keadilan secara santun, berbasis data, dan mampu hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi, mencegah kekerasan, mendampingi yang membutuhkan, serta membangun budaya saling menghormati," harap Intan.

Intan juga memberikan pesan dan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan kegiatan dengan sungguh-sungguh, agar materi yang diberikan dapat benar-benar memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan untuk menguatkan peran dan kapasitas kaum perempuan

"Bangun jejaring, perkuat analisis, dan susun rencana aksi yang nyata sesuai dengan isu lokal. Bawalah pulang semangat bahwa keadilan gender bukan hanya agenda kelompok tertentu, melainkan agenda kemanusiaan dan kualitas pembangunan daerah kita," serunya.

Pemkab Tangerang akan terus mendorong dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Karena pengarusutamaan gender dan inklusi sosial ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, harus kita kerjakan bersama, secara konsisten dan berkelanjutan.

"Semoga Sekolah Gender Tahun 2026 menjadi tonggak lahirnya Kabupaten Tangerang yang semakin inklusif, ramah perempuan, serta bebas dari diskriminasi dan kekerasan berbasis gender," pungkas Intan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Asep Suherman mengatakan salah satu tujuan Sekolah Gender adalah untuk mendorong partisipasi aktif dan kapasitas kaum perempuan dalam pembangunan.

"Diharapkan melalui Sekolah Gender tersebut dapat melahirkan para penggerak kampanye kesetaraan gender yang mampu menjadi agen perubahan dan mengedukasi masyarakat dan lingkungan sekitarnya," tutupnya.

BANDARA
Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

KOTA TANGERANG
DPRD Minta Pembentukan Satgas Reaktivasi dan Perbaikan Data Kepesertaan BPJS

DPRD Minta Pembentukan Satgas Reaktivasi dan Perbaikan Data Kepesertaan BPJS

Kamis, 19 Februari 2026 | 22:49

DPRD Kota Tangerang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang segera mengambil langkah cepat menyusul nonaktifnya ribuan peserta BPJS Kesehatan di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill