Connect With Us

Polisi Tangkap Pelaku Pungli Wisata Pulau Cangkir, Warga Ngeluh Dana Santunan Jadi Berkurang

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10

Polsek Kronjo melakukan akudiensi kepada masyarakat yang melakukan penggerudukan usai menangkap pelaku pungli Pulau Cangkir. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Beredar sebuah unggahan di sosial media yang berisi video dengan narasi puluhan ibu rumah tangga (IRT) dan anak yatim menggeruduk Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Kronjo, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 25 Maret 2026.

Kedatangan mereka diduga memprotes terkait penangkapan pengelola wisata Pulau Cangkir atas kasus pungutan liar (pungli).

Sebab hal itu berimbas pada dana santunan anak yatim yang kerap mereka terima dari pihak pengelola.

Pasalnya sebelum penangkapan, para anak yatim-piatu biasa menerima dana sebesar Rp1,25 juta. Namun, kini besaran santunan yang diterima hanya Rp100 ribu. 

‎Menanggapi video itu, Kapolsek Kronjo Iptu Bayu Sujatmiko membenarkan adanya penggerudukan tersebut.

‎Menurutnya, hal itu terjadi setelah pihaknya melakukan melakukan penangkapan pada empat pemuda yang merupakan Karang Taruna Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, lantaran melakukan praktik pungli kepada wisatawan.

‎"Setelah kami menertibkan empat pemuda tersebut, kades (kepala desa) setempat langsung mendatangi kami dan memberitahu bahwa sebagian dari uang tersebut digunakan untuk menyantuni anak yatim-piatu," ujar Bayu.

‎Bayu menjelaskan, penangkapan itu dilakukan setelah muncul adanya aduan warga yang merasa terganggu dengan adanya praktik pungli di tempat wisata tersebut. 

‎"Pungutan itu dilakukan di gerbang masuk wisata Pulau Cangkir, adapun besaran pungutannya untuk mobil dikenai tarif Rp20 ribu sementara motor itu Rp10 ribu," jelasnya. 

‎Ia menuturkan, praktik pungli di tempat wisata tersebut telah berlangsung selama 3 tahun. Menurutnya, segala bentuk pemungutan uang pada pengunjung atau wisatawan harus ada dasar hukumnya. 

‎Bayu menambahkan, pihaknya telah memberikan pembinaan dan memulangkan empat orang pemudu tersebut ke rumahnya masing-masing. 

‎"Jika nanti ditemukan kejadian serupa, maka kami akan melakukan penertiban kembali," tegasnya.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Ditagih Pajak McLaren Rp137 Juta, Mekanik Motor di Tangerang Masuk Kategori Warga Desil 3

Ditagih Pajak McLaren Rp137 Juta, Mekanik Motor di Tangerang Masuk Kategori Warga Desil 3

Senin, 26 Oktober 2026 | 20:47

Peristiwa penagihan tunggakan pajak mobil sport mewah McLaren 570S AT senilai Rp137,4 juta terhadap Yudariansyah (Yuda), seorang mekanik bengkel motor asal Kampung Sawah Dalam, Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill