Connect With Us

Warga Desa Pasir Bolang Tigaraksa Sudah 4 Hari Terisolir Banjir, Butuh Air Bersih dan Popok Bayi

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 7 April 2026 | 19:57

Banjir di Kampung Cogreg, Desa pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa 7 April 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Akibat intensitas hujan yang tinggi, banjir merendam Kampung Cogreg, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang sejak Sabtu 4 April hingga Selasa 7 April 2026.

Banjir di Kampung Cogreg, Desa pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa 7 April 2026.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi menunjukkan ketinggian air berkisar dari 30 sentimeter hingga 1 meter. 

‎Terlihat banjir merendam akses jalan Desa Pasir Bolang serta puluhan bangunan di desa itu. 

‎Salah seorang warga yang terdampak, Andri menjelaskan, aktivitas warga lumpuh selama 4 hari akibat banjir tersebut. Banyak warga yang tidak bisa pergi bekerja karena akses jalan tidak bisa dilewati kendaraan.

"Terisolir tidak bisa kemana-mana, bisa dibilang lumpuh total, banyak pekerja jadi tidak bekerja selama berhari-hari karena banjir ini," ujarnya. 

‎Andri mengungkapkan saat ini para warga yang terdampak membutuhkan bantuan berupa air bersih serta kebutuhan bayi.

"Kalau saat ini yang paling dibutuhkan air bersih sama popok dan kebutuhan lainnya," ungkapnya.

‎Perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang disiagakan untuk membantu mobilitas warga. Sejumlah warga menaiki perahu karet tersebut untuk melintasi banjir.

‎Sekretaris Desa Pasir Bolang, Nana Supriyatna mengatakan, banjir yang terjadi di desa itu disebabkan meluapnya sungai Cimanceuri yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi. 

Banjir tersebut merendam RT 01-04 di RW 03 Kampung Cogreg, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa. ‎"Dari empat RT terdapat 83 kepala keluarga (KK) atau sekitar 350 Jiwa yang terdampak," jelasnya. 

‎Nana mengungkapkan, banjir tersebut memutus akses jalan Tigaraksa menuju Kawasan Industri Olek serta Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja. 

‎"Sebanyak 26 unit rumah milik warga yang terisolir karena banjir tersebut, terdiri dari RT 03 sama RT 04. Karena banjir menutup akses jalan tol dan ada di tengah-tengah kawasan industri," ungkapnya. 

‎Nana menuturkan, pihaknya telah memberikan bantuan logistik untuk para korban banjir serta telah menyiagakan perahu karet BPBD Kabupaten Tangerang untuk membantu mobilitas warga.

‎"Untuk saat ini sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, dengan pihak BPBD, dari pihak Puskesmas untuk mengantisipasi bisa menangani ketika ada warga yang kesehatannya terganggu bisa kita cepat tangan," tutupnya.

KOTA TANGERANG
KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

Minggu, 12 Juli 2026 | 11:49

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang terus mematangkan langkah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar rapat pengurus

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill