TANGERANGNEWS.com-Banjir dengan ketinggian 1 meter merendam sebanyak 150 rumah di Perumahan Mustika Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang pada Senin 6 April 2026.
Banjir tersebut dipicu oleh meluapnya anak Sungai Cimanceuri yang diakibatkan curah hujan yang tinggi, pada Minggu 5 April 2026 lalu.
Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, menunjukkan banjir merendam rumah warga dengan ketinggian air bervariasi, diantara 30 sentimeter hingga 1 Meter.
Terlihat warga mengevakuasi kendaraannya baik roda dua maupun roda empat di halaman masjid.
Banjir tersebut melumpuhkan aktivitas warga. Mereka memilih untuk tetap bertahan di rumahnya masing-masing.
Ketua RT 05/09 Teguh Handoyo mengatakan banjir terjadi sejak kemarin Minggu 5 April 2026. "Ada lima RT yang terdampak, sekitar 150 rumah yang terendam banjir," terangnya.
Teguh mengungkapkan, jebolnya tanggul anak Sungai Cimanceuri itu turut memperparah kondisi banjir di Perumahan Mustika Tigaraksa.
"Tanggul yang jebol itu panjangnya sekitar 12 meter. Sudah disurvei oleh Bupati Tangerang, cuma sampai sekarang belum ada realisasinya," ungkapnya.
Teguh menjelaskan sejumlah warga memilih bertahan di rumahnya. Sementara sebagian warga lainnya telah mengungsi di rumah sanak saudaranya.
Ia menyebutkan, saat ini para warga yang terdampak membutuhkan bantuan logistik berupa makanan siap saji.
"Kebutuhan yang paling mendesak itu makanan karena mobilitas warga untuk membeli makanan susah, jalanannya terendam," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Irwan mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan serta pendataan pada banjir yang melanda sejumlah daerah di wilayahnya.
Ia menyebut, pihaknya tengah menyiapkan fasilitas serta logistik untuk warga yang terdampak banjir di daerahnya.
"Untuk titik dan data korban terdampak saat ini kami masih melakukan rekap. Namun sejak kemarin kami sudah memonitoring itu dan kini logistik sudah disiapkan," tutupnya.