Connect With Us

Imbas Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Pemkab Tangerang Data Lintasan KRL Tanpa Palang Pintu

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 29 April 2026 | 22:44

Perlintasan Rel Kereta di Stasiun Batuceper hanya mengandalkan bambu dan seorang warga sekitar. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pendataan pada area perlintasan KRL yang tidak mempunyai palang pintu di wilayahnya. 

‎Langkah tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan jaminan keselamatan pengendara yang melewati perlintasan KRL imbas insiden kecelakaan yang tragis di Stasiun Bekasi Timur. 

‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan pihaknya akan melakukan identifikasi secara menyeluruh untuk mengetahui apakah ada perlintasan yang belum memenuhi standar keamanan. 

‎"Nanti saya akan cek apakah masih ada palang pintu yang belum sesuai standar," ujar Soma, pada Rabu 29 April 2026.

Menurutnya, keberadaan palang pintu sangat penting dalam meningkatkan jaminan keselamatan para pengguna jalan di sekitar perlintasan KRL.

‎"Palang pintu itu sangat-sangat penting karena menyangkut keselamatan jiwa," tegasnya. 

‎Selain itu, kata Soma, untuk meningkatkan jaminan keselamatan para pengguna jalan tidak cukup hanya dengan palang pintu saja, tetapi dibutuhkan fasilitas penunjang lainnya seperti rambu peringatan, lampu sinyal, hingga keberadaan petugas penjaga di area perlintasan.

‎Ia menambahkan, Pemkab Tangerang telah melakukan pembangunan palang pintu di sejumlah titik, termasuk di Wilayah Cikuya, demi meningkatkan keselamatan.

‎"Setahu saya kita pernah membangun yang di Cikuya. Itu memang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah juga," tambahnya. 

‎Nantinya, Pemkab Tangerang bakal melakukan pendataan serta memperkuat pengawasan agar seluruh perlintasan KRL sesuai dengan standar keselamatan untuk mengantisipasi insiden serupa tidak terjadi di wilayah tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill