Connect With Us

261 Bangli Penyebab Banjir di Pasar Kemis Dibongkar, Pedagang Keberatan Direlokasi

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 6 Mei 2026 | 17:54

Ratusan bangunan liar yang menjadi lapak pedagang dibongkar lantaran menjadi penyebab banjir di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pembongkaran terhadap 261 bangunan liar di Jalan Puri Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu 6 Mei 2026. 

‎Pembongkaran bangunan liar ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran air guna mencegah terjadinya banjir.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, pembongkaran dilakukan oleh puluhan petugas gabungan yang terdiri dari Polri, Satpol PP, TNI dan Dinas Perhubungan serta Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBMSDA).

‎Proses pembongkaran dilakukan oleh dua unit excavator dan berjalan dengan kondusif karena penghuni bangunan semi permanen yang kebanyakan para pedagang ini tidak mengajukan keberatan. 

‎Camat Pasar Kemis Nurhanudin mengatakan keberadaan lapak pedagang ini menganggu fungsi saluran air sehingga kerap menimbulkan banjir.

Selain banjir, lapak pedagang juga mengakibatkan kemacetan di Jalan Puri Jaya pada jam-jam rawan kemacetan. 

‎"Di sini tempat destinasi wisata religi banyak pengunjung, juga ada tempat hunian tertata, jalan menjadi akses sentral untuk transportasi, jadi para pedagang memahami kegiatan ini dilakukan," tuturnya.

‎Ia menambahkan, sebagai solusi untuk keberlangsungan usaha para pedagang yang terdampak, pemerintah memindahkan pedagang ke pusat perbelanjaan terdekat yang telah ditunjuk.

‎"Mungkin nanti akan kami arahkan ke tempat-tempat sentra ekonomi seperti di Pasar Kuta bumi dan Kios Gotong Royong yang bisa mereka tempati," tambahnya.

‎Salah seorang pedagang pakaian, Dwi Astuti merasa keberatan jika direlokasi ke Pasar Kuta Bumi karena tingginya biaya sewa kios. Ia berharap pemerintah mengeluarkan kebijakan yang lebih meringankan beban pedagang.

‎"Kalau pasar Kuta Bumi bagi kita terlalu mahal, tidak saya nyewa kiosnya. Saya juga harus nyekolahin anak dan buat makan, kan belum tentu juga berdagang di sana langsung ramai," tutupnya.

KOTA TANGERANG
Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Senin, 27 Juli 2026 | 18:09

Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill