Connect With Us

Permintaan Sapi di Tangerang Melonjak 90 Persen Jelang Iduladha 2026

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Sapi kurban di salah satu lapak Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, minat masyarakat terhadap pembelian hewan kurban di Kabupaten Tangerang melonjak drastis hingga 90 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. 

‎Seorang pedagang hewan kurban di Tangerang, Fadli mengatakan, kecenderungan pembelian masyarakat Jabodetabek terdiri dari dua kategori jenis sapi, yakni sapi ras lokal dan sapi peranakan hasil kawin silang.

‎"Untuk penjualan ada kenaikan signifikan di tahun ini, terhitung H-1 bulan itu udah 90 persen penjualan, untuk sisanya tinggal beberapa sapi yang emang segmented, termasuk sapi-sapi yang ekonomis yang harganya sekitar Rp14 sampai 22 juta," ujar Fadli pada Senin 11 Mei 2026.

‎Ia menjelaskan, menjelang Iduladha 1447 Hijriah ini, dirinya menyediakan sebanyak 300 ekor sapi. Dari jumlah tersebut sebanyak 280 ekor sapi sudah terjual hingga pertengahan Mei 2026.

‎"Jadi dari Sumbawa didrop kesini selama 8 bulanan jadi udah sapi alami sini, terus ada juga sapi-sapi yang saya beli yangdikirim dadakan H-1 bulan," jelasnya.

‎Meskipun harga sapi tahun ini tergolong stabil, berat sapi mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan tahun lalu karena penyesuaian daya beli masyarakat.

‎Harga sapi kurban saat ini dipatok antara Rp14 juta hingga Rp40 juta per ekor. Biaya tersebut bergantung berdasarkan bobotnya mulai dari sapi dengan berat 220 kg seharga Rp14 juta, bobot 280 kg seharga Rp21 juta, hingga sapi jumbo seberat 580–600 kg yang mencapai Rp40 juta.

‎"Ada kenaikan harga tapi gak signifikan, harganya sama tapi bobot sapinya turun," jelasnya.

‎Untuk memastikan kualitas, Fadli memberikan perawatan intensif pada sapinya, termasuk asupan pakan berupa rumput gajah, rumput odot, dan lamtoro.

‎"Setelah itu kita suntikan vitamin Multivitamin B Compleks untuk menopang daya tubuhnya dan merecovery ulang, setelah itu diberikan makanan penguat seperti singkong, ampas tahu, untuk menjaga kualitas dagingnya tetap sama seperti yang di kampung," tutupnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

BANDARA
WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

Senin, 11 Mei 2026 | 16:12

Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill