Connect With Us

SPMB 2026 Siap Digelar, Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Pungli dan Kuota Tercukupi

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:54

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat ditanya waratwan soal keberadaan sejumlah tempat hiburan malam di area Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026.

‎Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan pihaknya memastikan SPMB 2026 ini berjalan dengan transparansi, akuntabel, serta profesional. 

‎"Kita harus memastikan penerimaan murid baru ini harus betul-betul transparan. Tadi sudah dibacakan deklarasi ada beberapa poin, salah satunya adalah poinnya transparan, juga tidak ada pungutan (liar) apa pun juga di situ, untuk penerimaan murid baru tahun 2026," ujarnya, Rabu 20 Maret 2026.

‎Ia menjelaskan, penerimaan peserta didik baru ini menggunakan dua sistem yaitu offline dan online. Hal ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan SPMB 2026 ini berjalan dengan transparansi.

‎"Penerimaan ini ada empat metode yang masih kita laksanakan. Antara lainnya adalah melalui metode afirmasi, melalui metode prestasi, domisili, dan juga mutasi. Ini masih kita gunakan juga karena undang-undang," jelasnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kabupaten Tangerang Dadan Gandana mengatakan kuota siswa baru yang disediakan untuk sekolah negeri yaitu sebanyak 27.000 siswa. Kemudian untuk sekolah swasta gratis 11.072 siswa.

‎Sementara kuota yang disediakan khusus sekolah swasta yaitu 13.498 siswa, serta untuk MTS sebanyak 11.488 siswa. 

‎"Jadi, kalau kita berhitung dengan total lulusan SD baik itu negeri maupun swasta, kemudian ditambah jumlah lulusan Ibtidaiyah, totalnya ada 63.542. Sehingga mudah-mudahan kuota ini bisa mencukupi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama yang lulusan SD yang menuju SMP," tuturnya.

‎Sebelumnya, Dadan mengungkapkan terdapat 51 SMP yang telah siap dan akan menggunakan mekanisme pendaftaran secara online di Kabupaten Tangerang. 

‎Dadan menuturkan, terkait jumlah rombongan belajar (rombel), pihaknya akan tetap mengikuti ketentuan Pemerintah Pusat dengan batas maksimal 24 rombel untuk SD dan 33 rombel untuk SMP. 

‎Meski begitu, pihaknya bakal melakukan penyesuaian jumlah rombel di daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi. 

‎"Ada yang memang memerlukan penambahan rombel ya ketika satuan pendidikannya itu berada di daerah padat penduduk dengan jumlah sekolah yang terbatas, sehingga perlu ada penambahan rombel," tuturnya.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill