Connect With Us

Karyawan PT Power Steel Bentrok Dengan Polisi, 2 Luka

| Selasa, 8 November 2011 | 18:15

Karyawan PT Power Steel Mandiri bentrok dengan Satpol PP Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Ratusan karyawan PT Power Steel Mandiri (PSM), kembali mendemo kantor Bupati Tangerang, Selasa (8/11). Dalam demo tersebut terjadi insiden saling pukul antara pendemo dengan aparat gabungan Satpol PP dan Polisi hingga menyebabkan dua orang luka.

Peristiwa tersebut berawal ketika ratusan karyawan meminta Bupati Tangerang Ismet Iskandar untuk keluar menemui mereka. Ismet diminta untuk mencabut Surat Keputusan (SK) penyegelan tungku pabrik pelebur besi tersebut.

 Aparat gabungan Satpo PP dan Polisi membuat barisan di depan pintu masuk Kantor Bupati untuk mencegah para paryawan masuk. Kemudian, karena tidak ada respon dari Bupati Tangerang, karyawan PT Sanex Steel mencoba memaksa masuk. Namun mereka dicegah aparat, sehingga terjadi aksi pelemparan batu dan gelas plastik Aqua.

 Tak berhenti disitu, ratusan karyawan kemudian mencoba menerobos barisan aparat keamanan. Kedua kubu tersebut saling dorong mendorong hingga akhirnya mereka saling pukul. Aksi tersebut berhenti setelah koordinator kedua belah pihak memisahkan mereka.

 Akibat bentrokan itu, salah satu karyawan PT Sanex Steel, Safrudin mengalami luka bocor dibagian kepala. Sedangkan seorang petugas Satpol PP yang  tidak diketahui namanya juga terluka dibagian keningnya.

 “Seharusnya Polisi melindungi kami, bukan malah melakukan tindakan arogan dengan memukuli kami. Kami memperjuangkan nasib kami. Kalau pabrik ditutup, anak dan istri ami makan apa?” ungkap salah satu karyawan PT Sanex Steel.

 Seperti diketahui, Bupati Tangerang melalui Satpol PP, telah menyegel empat unit tungku peleburan milik PT PSM, Jumat (4/11) lalu.  Menurut  Ketua SPSI PT PSM Sulfan M Saleh, akibat penyegelan empat unit tungku itu sekitar 500 orang karyawan tidak bisa bekerja. "Kami berdemo bukan tanpa alasan. Gara-gara empat tungku disegel kami jadi menganggur. Pak Ismet harus tanggung jawab!" ucapnya.(RAZ)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill