Connect With Us

Korban Pencabulan Guru Pramuka di Tangerang Bertambah Jadi 12, Modus Bujuk Rayu hingga Ancaman

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 9 Juni 2026 | 13:50

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Septa Badoyo. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang menetapkan DR, 26, seorang oknum guru, sebagai tersangka atas kasus pencabulan pada anak di bawah umur yang terjadi di salah satu SD di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. 

‎Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Tangerang Kompol Septa Badoyo mengatakan, jumlah korban pencabulan yang dilakukan terduga pelaku bertambah menjadi 12, dari yang sebelumnya hanya berjumlah 9 orang. 

‎"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terdapat 12 orang yang diduga menjadi korban dalam kasus pencabulan tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan korban akan bertambah saat pemeriksaan lebih lanjut," ujar Septa Badoyo, Selasa 9 Juni 2026.

Septa mengungkapkan, terduga pelaku itu melancarkan aksinya dengan modus membujuk rayu para korban dan disertai ancaman menggunakan relasi kuasanya yang merupakan guru wali kelas. 

‎"Untuk modusnya sendiri kalau kita lihat dari hasil pemeriksaan memang ada sedikit ancaman, kemudian ada juga sedikit bujuk rayu, jadi semua terkalibrasi di situ. Juga tentunya ada kesempatan, karena pelaku sendiri merupakan oknum guru di kelas dan juga mempunyai jabatan sebagai wali kelas," ungkapnya. 

‎Septa menjelaskan, saat ini DR sudah ditahan di Polresta Tangerang karena status hukum pelaku sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka. 

‎"Untuk saat ini pelaku sudah kita lakukan penahanan sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan," jelasnya. 

‎Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 82 UU No 35/2013 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara.

‎Sebelumnya diberitakan, seorang terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang diamuk oleh massa pada Selasa 2 Juni 2026.

Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana mengatakan berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku sudah mencabuli sebanyak 9 korban yang merupakan siswa di SD tempat DR mengajar pramuka. 

 

‎"Namun demikian semua masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TANGSEL
Puluhan Paspor Milik Jemaah Haji Berserakan di Halte BSD, Imigrasi Lacak Pembuang Dokumen

Puluhan Paspor Milik Jemaah Haji Berserakan di Halte BSD, Imigrasi Lacak Pembuang Dokumen

Selasa, 9 Juni 2026 | 15:46

Jagat media sosial dihebohkan dengan potongan video yang memperlihatkan puluhan buku paspor berwarna hijau berserakan di sekitar halte bus BSD, Jalan Letjen Sutopo, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu 7 Juni 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill