Connect With Us

Bocah 14 Bulan Gemar Makan Batu Bata

| Rabu, 16 November 2011 | 16:25

Bayi suka makan batu bata. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Fajar Alfiano, bocah berusia 14 bulan yang tiggal di Kampung Dukuh RT 01/03, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang ini suka memakan batu bata dan tanah.

Anak kedua dari pasangan Budianto,30, dan Sutianah ,28, ini awalnya masih makan makanan normal. Namun setelah berusia 10 bulan, Fajar mulai sering memakan pecahan batu bata dan tanah.

"Waktu itu Fajar bermain sama teman-temannya. Tiba-tiba dia memakan batu yg ada di tanah. Saya pernah mengambil batu dari mulutnya, dia langsung nangis," kata Sutianah ketika ditemui di rumahnya, Rabu (16/11).

Sutianah mengatakan, tak hanya memakan batu bata, ketika di rumah anaknya juga sering memakan karpet. "Sekarang kalau di kasih makan nasi, dia suka menolak. Makannya cuma sedikit," ungkapnya.

Menurut Sutianah, selama ini anaknya tidak mengalami gangguan kesehatan serius. Hanya saja, Fajar kesulitan buang air besar karena anusnya mmengecil setelah pernah dioperasi.

"Sejak lahir anak saya tidak punya anus. Pernah dioperasi di RSUD Kabupaten Tangerang, tapi sekarang lubang anusnya kembali mengecil. Sekarang dia susah buang air besar dan berat badannya turun," ungkapnya.

Ia kerap membawa anaknya kontrol ke Puskesmas atau bidan di kampung setempat. Namun ia kesulitan mengobati Fajar karena keterbatasan ekonomi. "Suami saya cuma buruh serabutan. Sedangkan saya tidak kerja. Saya tidak punya biaya untuk operasi Fajar," terang Sutianah.

Sementara petugas medis Puskesmas Bojong Nangka M Sumanta mengatakan, kebiasaan Fajar memakan batu bata dan tanah bukan karena kelainan. Hal itu kemungkinan karena kurangnya pengawasan orang tua. "Pada dasarnya, anak kecil pasti akan memakan apa yang dia pegang. Kalau tidak diawasi, anak pasti makan apa saja. Ini bukan karena kelainan organ tubuhnya," ungkapnya.(RAZ)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Cegah Kebocoran Data Warga Pengguna Tangsel One

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Cegah Kebocoran Data Warga Pengguna Tangsel One

Jumat, 1 Mei 2026 | 22:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan pengamanan data masyarakat dalam layanan Tangsel One.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill