TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin yang terpaksa mengungsi di Kantor Desa Tanjakan Mekar, menerima kunjungan hangat sekaligus bantuan logistik dari Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDI Perjuangan, Ria Nurhijriah.
Sambil menyapa satu per satu warga di posko pengungsian, Ria menyerahkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok yang sangat dinantikan oleh warga.
Bantuan logistik berupa beras, air mineral, dan mi instan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan harian para pengungsi yang telah berhari-hari meninggalkan rumah.
Kehadiran politisi PDI Perjuangan ini disambut antusias oleh para pengungsi. Ria menegaskan bahwa kedatangannya tidak sekadar mengantarkan bantuan fisik, melainkan untuk memberikan dukungan moril agar warga tetap tegar.
"Kami ingin hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para pengungsi sekaligus memberi semangat agar tetap kuat menghadapi situasi ini," ujar Ria Nurhijriah, Selasa 7 Juli 2026.
Suasana haru tak terbendung ketika sejumlah anak-anak dan lansia menerima paket logistik tersebut. Di tengah ketidakpastian kapan mereka bisa pulang, perhatian dari berbagai pihak menjadi obat penawar letih bagi warga.
Masni, salah seorang pengungsi, menceritakan bagaimana beratnya bertahan di pengungsian selama hampir seminggu karena rumahnya terkepung asap beracun dari TPA Jatiwaringin.
"Kami sudah enam hari di pengungsian karena asapnya sangat tebal. Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan dari berbagai pihak," tutur Masni.
Ia pun menggantungkan harapan besar agar api di TPA Jatiwaringin bisa segera dijinakkan oleh petugas, sehingga ia dan ratusan tetangganya dapat kembali menjalani aktivitas normal di rumah masing-masing.
Hingga saat ini, mengalir bergelombang bantuan dari pemerintah, relawan, hingga elemen masyarakat ke posko-posko pengungsian.
Di balik pekatnya kabut asap Jatiwaringin, nyala semangat gotong royong terbukti belum padam dan terus menjadi tumpuan warga untuk bangkit bersama.