Connect With Us

Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 7 Juli 2026 | 16:13

Ilustrasi Burnout (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com – Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.

Burnout merupakan kondisi kelelahan kronis akibat tekanan kerja yang berlangsung dalam waktu lama tanpa disertai pemulihan yang memadai. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi fisik, tetapi juga emosional dan mental seseorang.

Pada 2019, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan burnout ke dalam International Classification of Diseases (ICD-11) sebagai fenomena yang berkaitan dengan pekerjaan.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Bethsaida Hospital Serang dr. Margaretha, Sp.KJ menjelaskan, burnout bukan terjadi karena seseorang tidak kuat atau kurang bersyukur.

"Burnout bukan tentang tidak cukup kuat atau tidak cukup bersyukur. Burnout terjadi karena terlalu lama memberi tanpa cukup mengisi kembali. Dan itulah yang perlu kita ubah bukan orangnya, tapi caranya," jelas dr. Margaretha.

Menurutnya, burnout biasanya muncul secara bertahap dan sering kali diabaikan karena dianggap hanya akibat beban pekerjaan yang sedang meningkat.

Beberapa gejala fisik yang perlu diwaspadai antara lain kelelahan berkepanjangan meski sudah beristirahat, gangguan tidur, sakit kepala, nyeri otot, gangguan pencernaan tanpa penyebab yang jelas, hingga daya tahan tubuh yang menurun.

Dari sisi emosional, seseorang dapat kehilangan antusiasme terhadap pekerjaan, mudah tersinggung, merasa hampa, kehilangan motivasi, serta merasa usahanya tidak pernah dihargai.

Sementara dari sisi perilaku, burnout dapat ditandai dengan menurunnya produktivitas, sering menunda pekerjaan, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga bergantung pada kafein atau kebiasaan lain sebagai pelarian.

Burnout juga berbeda dengan stres kerja biasa. Pada kondisi stres, seseorang masih memiliki motivasi dan dapat pulih setelah beristirahat atau berlibur. 

Sebaliknya, burnout membuat seseorang merasa benar-benar kosong sehingga waktu istirahat pun tidak lagi mampu mengembalikan energinya.

Sejumlah faktor dapat memicu burnout, seperti beban kerja yang berlebihan, kurangnya kendali terhadap pekerjaan, minim apresiasi, lingkungan kerja yang tidak sehat, pekerjaan yang tidak sesuai dengan nilai pribadi, hingga tidak adanya batas yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Untuk membantu proses pemulihan, seseorang disarankan mengakui kondisi yang dialami, menetapkan batas waktu kerja yang jelas, menjaga pola tidur dan makan, rutin berolahraga, meluangkan waktu untuk aktivitas yang disukai, serta berbicara dengan orang terdekat atau tenaga profesional.

Apabila gejala tidak kunjung membaik, muncul kecemasan atau depresi, aktivitas sehari-hari terganggu, atau timbul keinginan menyakiti diri sendiri, konsultasi dengan dokter atau psikiater perlu segera dilakukan.

"Pemulihan dimulai dari keberanian untuk berkata: saya butuh bantuan. Dan itu adalah hal yang paling kuat yang bisa dilakukan seseorang,” kata dr. Margaretha.

Bethsaida Hospital Serang menyediakan layanan konsultasi kesehatan jiwa yang ditangani dokter spesialis kedokteran jiwa untuk membantu masyarakat yang mengalami berbagai masalah kesehatan mental, termasuk burnout.

Direktur Bethsaida Hospital Serang dr. Tirta mengatakan, kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh.

"Kesehatan mental adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh. Di Bethsaida Hospital Serang, kami berkomitmen untuk menghadirkan ruang yang aman, hangat, dan bebas stigma bagi setiap individu yang membutuhkan dukungan termasuk mereka yang sedang berjuang dengan tekanan dan kelelahan di tempat kerja," ujarnya.

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

PROPERTI
Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan Sebulan Penuh

Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan Sebulan Penuh

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:44

Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill