Connect With Us

BNPB Gunakan Strategi Dua Lini, Kebakaran TPA Jatiwaringin Teratasi 49 Persen

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Juli 2026 | 20:48

Helikopter water bombing BNPB masih berupaya memadamkan kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Memasuki hari delapan, operasi pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, masih terus dilakukan, Rabu 8 Juli 2026.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan progres penanganan di lapangan telah mendekati angka 49 persen pada Selasa 7 Juli 2026.

Keberhasilan penanganan ini didorong oleh penerapan strategi ofensif dua lini, yaitu penanganan simultan melalui jalur darat dan operasi udara yang diinisiasi oleh BNPB bersama tim gabungan lintas instansi.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan menjelaskan bahwa sinkronisasi kerja antara tim darat dan tim udara menjadi kunci utama untuk mengepung titik api secara masif sekaligus melakukan pendinginan area.

“Dari bawah ini kita berjalan, dari atas pun disiram juga untuk pendinginan mematikan api ini," tutur Djohan.

Untuk mengatasi kendala medan berat dan menjangkau titik api yang tidak tersentuh oleh selang pemadam di darat, BNPB mengerahkan armada empat helikopter water bombing guna melakukan penyiraman langsung dari udara.

Sedangkan tim darat membuka akses jalan terobosan baru di sisi utara dan selatan untuk mempermudah pergerakan mobil pemadam kebakaran (damkar).

Selain itu, dibuat pula embung-embung penampungan air di area ketinggian yang disalurkan melalui 6 hingga 8 lajur selang pemadam, lengkap dengan suntikan cairan kimia khusus guna mengendalikan bara api di dalam tumpukan material.

Meski sebaran api di permukaan TPA Jatiwaringin kini sudah berhasil diredam secara bertahap, tim gabungan menghadapi tantangan baru berupa kepulan asap tebal.

Berdasarkan deteksi alat geotermal, material di dalam gunungan sampah masih menyimpan potensi panas yang tinggi dan memproduksi gas.

"Saat ini api itu di permukaan tidak kelihatan, namun adanya asap yang keluar dari dalam tumpukan sampah. Dimungkinkan di dalamnya itu ada sumber panas karena mengandung gas," tambah Djohan.

Kondisi ini membuat tim di lapangan terus melakukan penyiraman air secara konstan ke zona dalam sampah.

Terkait rencana jangka panjang menggunakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), BNPB menyatakan telah berkoordinasi dengan BMKG.

Namun, hujan buatan belum dapat dieksekusi lantaran pertumbuhan awan potensial di atas kompleks TPA Jatiwaringin masih sangat minim.

Pemantauan dinamika atmosfer terus dilakukan agar rekayasa cuaca dapat segera dilaksanakan begitu kondisi meteorologis memenuhi syarat.

KOTA TANGERANG
Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:56

Dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kreativitas masyarakat di era kecerdasan buatan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang membuka pendaftaran untuk program Kelas Literasi: AI Content Creation Bootcamp.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill