Connect With Us

Pemkab Tangerang Bakal Beli Drone Thermal Cegah Kebakaran TPA Jatwaringin Terulang

Muhamad Yusri Hidayat | Senin, 13 Juli 2026 | 19:09

Kondisi kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mencegah kembali terjadinya kebakaran di lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin.

Salah satunya yaitu membeli drone thermal untuk memantau titik panas yang berada dalam tumpukan sampah. 

‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Ujad Sudrajat mengatakan pembelian drone thermal ini dilakukan untuk mempermudah pengawasan terhadap munculnya titik-titik panas yang tidak terlihat oleh mata manusia di lahan TPA Jatiwaringin, untuk mencegah terjadinya kebakaran berulang.

‎"Area TPA kan luas, tidak mungkin kita menggunakan kasat mata gini untuk melihat (titik api), maka kita akan gunakan teknologi drone thermal ke depan bagaimana untuk melihat titik api di mana saja," ujarnya, Senin 13 Juli 2026.

‎Selain itu, kata Ujat, pihaknya akan menyiapkan dua tandor air berukuran 5.000 liter, serta sejumlah tandon berukuran 1.500 dan 2.000 liter sebagai tempat penyimpanan air, sekaligus untuk mempermudah pemadaman saat terjadi kebakaran di TPA dengan luas 33 hektar tersebut. 

‎"Kita juga akan menyiapkan toren, untuk memudahkan petugas memadamkan api itu ketika misalkan ke depan terjadi lagi kebakaran," jelasnya. 

‎Ia menuturkan, Pemkab Tangerang juga akan mengubah tata kelola TPA Jatiwaringin dari yang semula menggunakan sistem pembuangan terbuka atau open dumping menjadi sanitary landfill. 

‎Selain itu, nantinya lahan tersebut akan dicaping menggunakan lapisan Geomembran untuk mengontrol pelepasan gas metana, mencegah air hujan masuk, serta menekan sebaran mikroplastik agar tidak mencemari lingkungan.

‎Meskipun begitu, Ujat berujar, pihaknya mengalami kendala dalam pengelolaan TPA Jatiwaringin menjadi sanitary landfill, lantaran luasnya lahan dan biaya yang cukup besar. 

‎"Bertahap, karena ini memerlukan biaya yang mahal, area TPA kita luas. Kita mitigasi mana yang lebih dulu, mana yang membahayakan," tuturnya.

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill