TANGERANGNEWS.com- Bagi penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2), menjaga perubahan gaya hidup secara konsisten menjadi salah satu tantangan dalam menjalani pengelolaan penyakit.
Tidak sedikit pasien yang telah memahami pola hidup yang perlu diterapkan, tetapi kesulitan mempertahankannya tanpa pendampingan yang tepat.
Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang ditemui dr. Kelvin Candiago, M.M, MARS, DABRM, selama mendampingi penderita diabetes di Indonesia.
"Banyak pasien sudah tahu apa yang harus dilakukan. Namun tanpa pendampingan yang tepat, menjalankan perubahan gaya hidup secara konsisten sering kali menjadi sulit dilakukan," ujar dr. Kelvin Candiago.
Menurut dr. Kelvin, diabetes tidak hanya berkaitan dengan kadar gula darah, tetapi juga merupakan kondisi metabolik yang membutuhkan perubahan gaya hidup secara berkelanjutan.
Atas dasar tersebut, ia mengembangkan mGanik sebagai ekosistem penanganan diabetes yang menggabungkan medikasi, nutrisi, dan monitoring melalui Metode 3R, yakni Rescue, Reverse, dan Remission.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui Klinik Diabetes mGanik Care, mGanik Nutrition, serta Komunitas Revolusi Diabetes yang dirancang untuk saling melengkapi dalam mendampingi perjalanan pasien.

"Kami percaya bahwa pemulihan membutuhkan lebih dari satu pendekatan. Ketika terapi, nutrisi, monitoring, dan dukungan berjalan bersama, peluang untuk dapat pulih dari diabetes menjadi jauh lebih besar," lanjut dr. Kelvin.
Untuk memperluas akses layanan, mGanik kini membuka cabang terbaru Klinik Diabetes mGanik Care di Gading Serpong.
Kehadiran cabang tersebut disebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pendampingan pengelolaan diabetes yang terintegrasi.
Layanan di Klinik Diabetes mGanik Care Gading Serpong mencakup konsultasi dengan diabetologis, program pengelolaan gula darah, pendampingan nutrisi klinis, modern wound care, program weight loss medication, pemeriksaan laboratorium, serta health screening.
Penanganan pasien diawali dengan pemeriksaan dan evaluasi medis. Hal tersebut dilakukan karena kondisi setiap penderita diabetes berbeda sehingga program pengelolaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.
"Masih banyak penderita diabetes yang ingin memperbaiki kondisinya, tetapi tidak tahu harus memulai dari mana atau bagaimana menjalaninya secara konsisten. Karena itu, kami ingin menghadirkan akses yang lebih dekat agar semakin banyak orang mendapatkan kesempatan untuk dibimbing dan didampingi menuju kondisi yang lebih baik," jelasnya saat acara Grand Opening mGanik Care Gading Serpong.
Dalam kesempatan itu, dr. Kelvin berharap kehadiran layanan baru ini dapat memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendampingan dalam mengelola diabetes.
"Harapan kami dengan hadirnya cabang ke-3 Klinik Diabetes mGanik Care, semoga semakin banyak masyarakat yang memiliki akses terhadap pendampingan pengelolaan diabetes yang tepat dan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mencapai remisi diabetes," tutupnya.