TANGERANGNEWS.com-Turnamen Sepak Bola yang mempertemukan jajaran Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dalam ajang Pekan Olahraga antar Pegawai (POP), pada Jumat 14 Agustus 2026 diwarnai kericuhan.
Laga yang bertujuan untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu digelar di Stadion Mini Kecamatan Solear. Dalam laga itu, kedua tim merebutkan tiket menuju babak final.
Dalam video amatir yang beredar, tim yang berasal dari Polresta Tangerang menggunakan jersey berwarna biru putih. Sementara, kesebelasan dari DLHK mengenakan seragam berwarna hijau.
Kericuhan tersebut terjadi saat laga masih berlangsung. Terlihat, salah seorang pemain yang juga merupakan anggota kepolisian membanting dan sempat mendaratkan pukulan pada kiper dari tim DLHK.
Aksi itu langsung dipisahkan oleh pemain lain. Sementara pemain lainnya justru terpancing emosi dan membuat keributan semakin membesar.
"Awalnya ribut kan, terus ada yang rangkul-rangkulan, ada yang tarik-tarikan, terus ada yang dibanting," kata salah seorang warga, Sarifudin di lokasi.
Sarifudin menyebut keributan antar kedua tim itu berlangsung selama 15 menit hingga akhirnya situasi menjadi kondusif setelah dilerai oleh petugas penjaga di lokasi.
"Kayanya enggak ada yang sampai luka serius," bebernya.
Sementara itu, Kepala Seksie (Kasie) Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Leksono menjelaskan, kontak fisik yang terjadi antar pemain saat laga tersebut berlangsung membuat tensi dalam pertandingan tersebut memanas yang mengakibatkan keributan itu terjadi.
"Itu insiden saat main bola, ada sliding tackle, mungkin enggak terima," ucap Tri.
Tri mengungkapkan, kedua tim berhasil didamaikan yang membuat kericuhan tidak meluas hingga keluar lapangan.
"Sudah selesai masalah itu. Biasa main bola, itu cuma miss komunikasi aja di lapangan," tambahnya.
Dalam pertandingan tersebut, jajaran Polresta Tangerang berhasil menumbangkan kesebelasan dari DLHK dengan skor 1-0. Akhirnya, Tim yang berisikan anggota kepolisian tersebut berhasil mengamankan tiket menuju final.