TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.
Api membakar habis bangunan gudang selama kurang lebih 6 jam sebelum akhirnya dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) pada Rabu dini hari 14 Oktober 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.
Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang, bencana ini bermula dari aksi pembakaran sampah di area belakang gudang, sekitar pukul 16.40 WIB.
Kencangnya hembusan angin membuat kobaran api dengan cepat hilang kendali dan merembet ke dalam bangunan gudang.
Api makin tak terkendali lantaran menyambar material paralon serta bahan kimia mudah terbakar seperti cat dan tiner.
Sempat terjadi beberapa kali ledakan dan semburan api hebat dari drum berisi zat kimia di dalam gudang, yang membuat panik para pekerja.
“Saat kejadian, pegawai gudang masih beraktivitas. Mereka berhamburan menyelamatkan diri, bahkan harus menjebol tembok gudang untuk meloloskan diri dari kepungan api," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik.
Mengingat besarnya kobaran api dan material yang sulit dipadamkan, sebanyak 18 unit damkar diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman turut dibantu oleh personel dari TNI, Damkar Paramount, Damkar PT Serim, Damkar Kota Tangerang Selatan, hingga Damkar Kabupaten Bogor.
"Personel ada 88 orang ke lokasi, sempat mengalami kesulitan akibat akses jalan yang padat dan lokasi sumber air yang cukup jauh dari titik kebakaran," terang Taufik.
Tak hanya meratakan gudang, hawa panas dari kebakaran ini juga berdampak pada tiga unit rumah warga di belakang gudang yang mengalami rusak ringan pada bagian dapur.
Beruntung, seluruh pegawai gudang berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Meski demikian, akibat beratnya medan dan alotnya penanganan selama 6 jam, beberapa petugas pemadam mengalami kelelahan ekstrem hingga membutuhkan bantuan suplai oksigen dari unit ambulans Puskesmas Legok yang disiagakan di lokasi.