Connect With Us

Lagi, Ratusan Massa Minta PT Power Steel Mandiri Ditutup

| Selasa, 17 Januari 2012 | 19:51

Warga Demo PT Power Steel Mandiri. (tangerangnews / ok)

TANGERANG-Ratusan masyarakat peduli lingkungan (MPL) menggelar aksi di depan pabrik pelebur besi dan baja PT Power Steel Mandiri, di Kawasan Milenium, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (17/01) siang.

Aksi ini dilakukan dalam upaya mendukung proses persidangan terhadap Direktur perusahaan tersebut, Agus Santoso Salamun yang saat ini tengah disidang di PN Tangerang. Massa meminta, Syamsuri sebagai Kajari Tangerang menututnya dengan hukuman setimpal, yakni sesuai dengan UU No.32 /2009 tentang pencemaran lingkungan.

“Jangan sampai ada kolusi atau kesepakatan jahat dalam proses persidangan. Yang kami tahu Tan Hary Tantono (pemilik Power Steel) sangat mahir dalam proses pengadilan Kami minta supremasi hukum ditegakan,”ujar Tomy Suherman yang juga Ketua DPC Himpuanan Pemuda Banten Kabupaten Tangerang.
 
Sementara itu, Zigo seorang koordinator aksi mengatakan, PT Power Steel Mandiri harus ditutup selama persidangan berjalan. “Tutup pabrik, adili pemiliknya, jangan ada lagi toleransi,” katanya.
Mereka juga meminta Bupati Tangerang Ismet Iskandar segera menutup PT Power Steel Mandiri dan mencabut izinnya. “Kalau sampai tidak bisa menutup, kita tidak usah pilih anaknya jadi Bupati pada Pilkada besok. Jangan-jangan mereka beking,” ujarnya.

Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kabupaten Tangerang Desi Herawati  mengatakan, pabrik itu memang sudah melanggar. Karena mereka telah mengeluarkan limbah B3, yang sangat berbahaya. “Kami memang sebenarnya kecewa, tapi bagaiaman lagi. Menutup Power Steel tidak semudah membalikan telapak tangan, kita ikuti atasan saja,” katanya. (ARD)


MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill