Connect With Us

Tiga Kecamatan di Kabupaten Tak Punya SMA

| Senin, 12 Maret 2012 | 18:46

Kepala Sekolah SDN 5 Cimone, Sudiono menunjukan atap plafon yang ambrol di sekolahnya. (tangerangnews / rangga)



Sarana pendidikan tingkat SMU Negeri di Kabupaten Tangerang masih sangat rendah. Hal ini ditandai dengan adanya tiga dari 29 kecamatan, yang tidak memiliki SMA Negeri.

Demikian yang diungkapkan oleh HM Arsyad Hussein, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Senin (12/3). "Kondisinya memang memprihatinkan, ada tiga kecamatan yang tidak memiliki SMA negeri. Yakni Kecamatan Mekar Baru, Kecamatan Sukamulya, dan Kecamatan Sepatan Timur," ucapnya.

Bahkan kata Arsyad, jumlah sekolah SMA negeri yang tersebar di 26 kecamatan, hanya 29 unit.  Hal itu disebabkan proses pemekaran wilayah yang terjadi di Kabupaten Tangerang. Akibat pemekaran tersebut, maka aset daerah berupa bangunan sekolah mulai dari SD hingga SMA pun terjadi peralihan status kepemilikan.

"Untuk tahun ini, kami tidak menganggarkan membangun SMA negeri. Rencana kami hanya membangunSMK negeri di Kecamatan Jayanti," ucapnya.

Namun kata Arsyad, meskipun jumlah SMA negeri sangat terbatas di Kabupaten Tangerang, keberadaan SMA swasta atau sederajat cukup memadai. "Memang jumlah SMA negeri yang ada tidak ideal, tapi kan masih ada sekolah swasta," ujarnya.(BRO) 
BANTEN
Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Senin, 18 Mei 2026 | 18:30

Tumpukan karung goni bekas yang biasanya berakhir sebagai limbah berubah menjadi produk fashion bernilai tinggi di tangan para pengrajin lokal binaan PLN UID Banten.

KAB. TANGERANG
24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

Senin, 18 Mei 2026 | 20:41

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang hingga kini masih mengalami hambatan dalam distribusi komoditas maupun kebutuhan pokok guna mendukung operasional koperasi pada tingkat desa.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill