Connect With Us

Ratusan Penumpang Blokir Kereta Api di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 3 Mei 2012 | 15:05

stasiun kereta api Kota Tangerang ( / )

TANGERANG-Ratusan penumpang di Stasiun Daru dan Cileujut Tangerang memblokir perjalanan kereta memprotes perubahan jadwal pemberhentian kereta, Kamis (3/5) pagi . Aksi yang berlangsung selama satu jam itu membuat perjalanan kereta api terlambat sampai ke Stasiun Kota. Sambil duduk-duduk di bantaran rel, seluruh penumpang memprotes pengubahan jadwal pemberhentian  kereta.  


“Akibat membuat peraturan seenaknya, CL 05.45 baru datang jam 06.00 di Sudimara, langsung diserbu penumpang dari tiga kereta karena dua KRD Rangkas-Kota tidak berhenti di Sudimara,” kata moderator milis komunitas pengguna kereta Jabodetabek KRL Mania, Nurcahyo.  

Dalam penerapan pembatasan penumpang pada hari pertama, KA Rangkas Jaya hanya berhenti di stasiun besar seperti Stasiun Rangkas, Parungpanjang, Serpong, Kebayoran, hingga Tanah Abang. Sebelumnya, KA Rangkas Jaya berhenti di semua stasiun, baik stasiun besar maupun stasiun kecil.  

Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Mateta Rijalulhaq mengatakan, aksi penumpang ini karena mereka merasa kesulitan untuk naik kereta. Di sisi lain, KAI mengambil kebijakan tidak berhenti karena semata-mata untuk keselamatan, karena kereta sudah penuh sejak Stasiun Rangkas.

Namun, dengan adanya aksi penumpang itu, hari ini KAI akan melakukan evaluasi apakah jadwal pemberhentian dikembalikan seperti semula atau ada kebijakan lain. "Hari ini kita evaluasi, mudah-mudahan sore sudah ada kebijakan baru," ujar Mateta.

Sementara itu, sejumlah penumpang di Stasiun Serpong yang mengalami keterlambatan mengatakan, KAI perlu menambah gerbong ke arah Rangkasbitung supaya penumpang lebih banyak terangkut. Dengan aksi mencegat kereta menyebabkan tergangunya seluruh perjalanan kereta lainnya.

Menurut Mateta, untuk kereta ekonomi wewenangnya berada di tangan pemerintah dalam hal ini Kementrian Perhubungan. "Untuk kereta ekonomi bukan kami yang memutuskan," ujarnya.   Sementara itu, KRL jurusan Bogor-Jakarta juga mengalami keterlambatan tadi pagi, karena adanya gangguan persinyalan di antara Stadion Depok dan UI. KRL harus antre untuk melewati UI. “Saya terlambat lebih dari setengah jam akibat gangguan ini,” kata Agus, penumpang dari Bogor yang turun di Stasiun Sudirman. (SP)

 

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill