Connect With Us

Tender di Kabupaten Tertahan, Rp500 Miliar Mengendap

| Rabu, 9 Mei 2012 | 16:11

Ketua Kadin Kabupaten Tangerang, H Dedi Kurniadi saat memberikan sambutan dalam acara sosialisasi tender. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Kamar dagang Industri (Kadin) Kabupaten Tangerang mempertanyakan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang belum juga melaksanakan tender kontruksi. Padahal sejatinya, tender sudah harus dibuka sejak Februari 2012 lalu.

  Ketua Kadin Kabupaten Tangerang Dedi Kurniadi mengatakan, akibat penundaan tender tersebut warga Kabupaten Tangerang yang berjumlah sekitar 3 jutaan penduduk merasa dirugikan. Seperti salah satu contoh, jalan-jalan yang sudah rusak seharusnya sudah mendapat perbaikan kini dibiarkan. Selain itu juga sekolah-sekolah yang seharusnya direnovasi, tidak juga dibangun.

“Siapa yang dirugikan, ya masyarakat. Karena seharusnya pajak masyarakat segera dinikmati oleh masyarakat, kalau seperti ini angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang akan terus bertambah. Bisa dibayangkan Rp500 miliar mengendap,” ujar Dedi Kurniadi, dalam acara Sosialisasi Peraturan Pelaksanaan Tender, Rabu (9/5/2012).

Ditanya mengenai penyebab tender belum dilaksanakan, menurut Dedi Kurniadi, Pemerintah Kabupaten Tangerang awalnya beralasan penundaan dilakukan karena ada rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). “Kemudian ke sininya, Pemkab Tangerang beralasan sampai saat ini ada dualisme LPJK dan persoalan sertifikasi badan usaha. Itulah penyebabnya, padahal itu bukanlah sebuah persoalan, ” ujar Dedi.

Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW , Ade Irawan yang menjadi narasumber dalam acara tersebut mengatakan,  prakterk-praktek seperti ini biasa terjadi menjelang Pemilukada. Biasanya, seperti ini diduga untuk melakukan perjanjian antara pemerintah dengan calon kandidat.

“Biasanya ini terjadi saat incumbent akan maju dalam Pemilukada. Di sini (Kabupaten Tangerang) saya tahu, bukan incumbent yang akan maju , tatapi keluarganya. Biasanya ini akan menjadi modal deal-deal-an untuk mengatur proyek. Ingat korupsi pengadaan sebagai bagai dari korupsi politik,” terangnya.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Amran Arifin mengatakan, Pemkab Tangerang seharusnya jangan takut untuk menggelar lelang. “Jangan ada alasan, kalau takut melanggar koordinasikan dengan pihak Kejaksaan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pengairan Binamarga Kabupaten Tangerang Anton mengatakan, pihaknya bukan tidak ingin melaksanakan tender. Tetapi memang atasan yang belum memberikan perintah untuk membukan tender. “Kami sebagai panitia, siap saja kapan pun membuka tender. Tetapi ini perlu perintah atasan,” jelasnya. (DRA)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill