Connect With Us

Tumpahkan Kopi, Anak Punk Dibunuh di Balaraja

| Kamis, 14 Juni 2012 | 16:54

Rekonstruksi pembunuhan anak Punk. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Tersangka pembunuh ‘anak punk’ yang jenazahnya di buang di Tol Balaraja-Serang Km 38, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu, berhasil ditangkap aparat Polsek Balaraja. Tersangka adalah Ajat Sudrajat alias Copet, 17, warga Kampung Cangkudu, RT 01/02, Desa Cangkudu Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
 
Ajat dibantu rekannya berinisial PT,  alias Apeng, 21, untuk membunuh Krisna Komara alias Ocol, 17, warga Kampung Pasar Lama, RT 02/01, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, pada Selasa (5/6). Namun, Apeng, ditangkap Polsek Penjaringan, Jakarta Utara karena terlibat juga dalam kasus pengeroyokan.
 
Menurut Kanit Reskrim Polsek Balaraja Ipda Rolando Hutazulu, motif pembunuhan tersebut diketahui karena  Ajat kesal kepada Krisna yang  menendang kopi miliknya dan melempar gorengan ke arah  badannya, saat sedang nongkrong di Alfamart Telagasari, Kecamatan Balaraja.
 
“Mereka makan gorengan sambil minum kopi. Lalu korban tak sengaja menendang kopi Ajat hingga tumpah. Ajat sempat marah-marah, tapi korban malah melempar badannya dengan gorengan,” katanya, saat menggelar rekonstruksi pembunuhan tersebut, Kamis (14/6).
 
Karena kesal, Ajat pun berniat membunuh korban. Ia pun menghasut Apeng untuk melakukan pembunuhan tersebut. “Kemudian Ajat dan Apeng mengajak korban jalan ke Tol Balaraja. Korban dibunuh dengan cara dipukul menggunakan batu kali dan ditenggelamkan di saluran air,” tambah Rolando.
 
Rolando menjelaskan, identitas korban diketahui dari keluarganya yang melapor ke Polsek Balaraja. Setelah melakukan penyelidikan, pihaknya berhasil menangkap tersangka Ajat. “Kedua tersangka ternyata juga terlibat kasus penyaniayaan hingga tewas di Penjaringan. Tersangka Ajat menjadi DPO, sementara Apeng ditangkap polsek setempat,” ungkapnya.
 
Tersangka Ajat dijerat pasal 338 tentang pembunuhan dan 170 KUHP atas peneroyokan dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.(RAZ)

KAB. TANGERANG
Edarkan Ribuan Butir Tramadol dan Eximer Ilegal di Kelapa Dua Tangerang, 3 Orang Diringkus

Edarkan Ribuan Butir Tramadol dan Eximer Ilegal di Kelapa Dua Tangerang, 3 Orang Diringkus

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09

Jajaran Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, membongkar praktik peredaran obat keras daftar G ilegal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill